Pengertiantema cerpen Tema adalah pokok pikiran yang menjadi jiwa atau dasar cerita yang dicetuskan oleh pengarang. Tema terbagi menjadi dua macam, yaitu tema mayor dan tema minor. Tema mayor adalah tema yang merupakan pusat pikiran cerita atau karya sastra.
Melanjutkan tulisan Contoh Soal PG Bahasa Indonesia K13 Kelas XI Semester 1 Beserta Jawaban bagian ketujuh soal nomor 61-70, pilihan ganda bagian ke-8 dimulai dari soal nomor 71. 71. Bacalah kutipan teks cerpen berikut! Aku tak bisa diam, setengah tahun aku ditempatkan di sekolah ini pengelolaan BK aku ubah secara mendasar. Mulai administrasi, cara penanganan siswa, termasuk ruang konsultasi siswa. Namun, langkahku membuat lukman terusik, terutama dalam kasus Diah telah banyak menerima penderitaan, anakitu perlu bimbingan dan kasih sayang bukan penghakiman. Tema dalam cerpen tersebut adalah …. a. kehidupan seorang guru BK di sekolah b. kesedihan seorang guru BK melihat kondisi siswanya c. keinginan seorang guru BK untuk melaksanakan tuganya dengan baik d. seorang guru BK yang ingin membantu mengatasi masalah siswanya e. memerlukan penanganan khusus Jawaban d. seorang guru BK yang ingin membantu mengatasi masalah siswanya Pembahasan Tema adalah inti dalam sebuah cerita. Inti dalam cerita tersebut adalah jawaban d. 72. Berdasarkan kutipan tersebut, tema cerpen termasuk masalah adalah …. a. kemanusiaan b. masalah pendidikan c. kehidupan sosial d. permasalahan ekonomi e. kemiskinan Jawaban b. masalah pendidikan Pembahasan Dalam sebuah teks cerpen, tentu memiliki tema atau permasalahan mengenai suatu keadaan, tema dalam teks cerpen tersebut adalah mengenai masalah pendidikan. 73. Cara pengarang penyampaian tema cerpen adalah …. a. melalui kisah hidup tokoh b. narasi langsung oleh pengarang c. melalui dialog d. pendapat tokoh dalam cerita e. melalui prolog Jawaban a. melalui kisah hidup tokoh Pembahasan Dalam sebuah cerpen biasanya pengarang menyampaikan sebuah ide cerita dalam sebuah cerpen, pengarang menyampaikan tema cerpen melalui kisah hidup tokoh. 74. Tema yang terdapat dalam cerpen termasuk jenis tema …. a. mayor b. minor c. sampingan d. tunggal e. ganda Jawaban d. tunggal Pembahasan Tema dalam cerpen termasuk tema tunggal, karena tema tersebut hanya ada satu dalam cerita pendek. 75. salah satu ciri alur cerpen yang baik adalah …. a. memuat banyak konflik b. berkembang sesuai dengan cerita c. alur mengalir secara dramatik memuat masalah yang dibahas dari awal hingga akhir cerita secara konsisten d. harus memuat masalah kemanusiaan e. memuat kehidupan masa lampau Jawaban c. alur mengalir secara dramatik memuat masalah yang dibahas dari awal hingga akhir cerita secara konsisten Pembahasan Alur atau plot adalah rangkaian jalannya cerita dari awal sampai dengan akhir. 76. Pada tahapan yang penulis mulai memperkenalkan masalah yang akan dihadapi oleh tokoh utamanya disebut alur dalam tahapan …. a. perkenalan b. pemunculan masalah c. menuju konflik d. ketegangan e. penyelesaian Jawaban b. pemunculan masalah Pembahasan Tahapan pemunculan masalah dalam unsur alur artinya penulis mulai memperkenalkan masalah yang akan dihadapi oleh tokoh utamanya. Bacalah kutipan teks berikut untuk menjawab nomor 77-80! Setibanya Pak Usman di restoran kecil sepulang dari sekolah, Larasati segera memulai pembicaraan. “Sebelum membicarakan soal Diah, saya perlu menjelaskan mengapa saya tidak mau membicarakan hal ini di sekolah karena saya ingin bicarakan adalah masalah yang harus diselesaikan dengan kacamata kemanusiaa, bukan kedinasan” “Maksud ibu apa? Saya khawatir, keinginan bapak untuk menghabisi Diah itu karena kebencian bapak terhadap saya. Selama ini orang kan tahu saya sangat perhatian terhadap Diah. Dia anak yang lemah Pak, sudah mengalami berbagai cobaan hidup, sering murung karena menerima beban yang terlalu banyak dalam hidupnya. 77. Sifat tokoh Larasati berdasarkan kutipan di atas adalah … a. sabar dan penyayang b. angkuh dan disiplin c. tegas dan pemberani d. penuh perhatiaan dan tegas e. angkuh dan pemberani Jawaban d. penuh perhatiaan dan tegas Pembahasan Sifat merupakan salah satu watak yang ada dalam sebuah cerita. Watak tokoh Larasati adalah jawaban d. 78. Karakter tokoh pak Usman dalam kutipan cerpen tersebut memiliki sifat …. a. pendendam b. keras kepala dan mudah marah c. tidak bisa membedakan urusan dinas dan pribadi d. ingin menang sendiri e. pemurah Jawaban c. tidak bisa membedakan urusan dinas dan pribadi Pembahasan Sifat merupakan salah satu watak yang ada dalam sebuah cerita. Watak tokoh pak Usman adalah tidak dapat membedakan urusan dinas dan pribadi. 79. Gambaran karakter tokoh Diah dalam cerpen tersebut adalah … a. kuat menerima cobaan b. mudah putus asa c. lemah dan penuh penderitaan d. trauma dalam menjalani kehidupan e. sedih dan terharu Jawaban c. lemah dan penuh penderitaan Pembahasan karakter adalah perwatakan tokoh-tokoh dalam cerita. 80. Kedudukan tokoh pak Usman dan Larasati dalam kutipan cerpen di atas adalah …. a. tokoh antagonis, tokoh penengah b. tokoh protagonis, tokoh penengah c. tokoh antagonis, tokoh protagonis d. tokoh protagonis, tokoh protagonis e. tokoh antagonis, tokoh antagonis Jawaban c. tokoh antagonis, tokoh protagonis Pembahasan Tokoh antagonis adalah tokoh yang jahat, tokoh protagonist adalah tokoh Lanjut ke soal penilaian akhir semester => Contoh Soal UAS Bahasa Indonesia Kelas XI Semester 1 K13 Beserta Jawaban Thanks for reading Contoh Soal PG Bahasa Indonesia K13 Kelas XI Semester 1 Beserta Jawaban ~ Part-8
A Pengertian cerpen Cerpen atau cerita pendek adalah sebuah cerita yang melukiskan suatu kejadian yang terjadi dalam kehidupan manusia secara ringkas dan jelas. Cerpen banyak dijumpai di majalah, tabloid dan surat kabar. Setelah membaca cerpen, kita bisa menemukan hal menarik yang membuat pembaca terkesan pada cerpen tersebut. Unsur Intrinsik Cerpen – Mungkin sebagian besar dari kita tidak asing lagi dengan karangan yang satu ini. Apalagi untuk kalian yang sedang duduk di bangku sekolah, pasti pernah mendapatkan tugas untuk membuat mungkin kebanyakan dari kita tidak mengetahui cara membuat karangan ini, karena keterbatasan ilmu kita. Untuk itu saya mengajak kalian semua untuk belajar tentang karangan yang satu ini. Untuk memudahkan kalian dalam penyusunan karya tulis kesempatan kali ini saya akan berbagi ilmu tentang cerpen, tetapi pembahasan pada artikel ini lebih condong pada unsur intrinsik cerpen. Walaupun begitu saya juga menghadirkan beberapa hal yang berkaitan tantang cerpen. Seperti halnya pengertian, jenis, ciri-ciri dan cara membuatnya, dari pada penasaran langsung saya akan memulai Membaca !!sumber berbicara banyak tentang cerpen sudah menjadi kewajiban kita untuk mengetahui pangertian cerpen. Langsung saja, cerpen atau lebih sering disebut dengan cerita pendek, adalah sebuah karangan yang termasuk dalam golongan prosa naratif dari cerpen cenderung padat, singkat dan langsung menuju pada topik pembahahasan, bila dibandingkan dengan karangan lainnya. Karangan ini dibuat berdasarkan pemikiran dari pengarang itu sendiri dan tidak bergantung pada fakta yang cerpen hanyalah sebuah cerita pendek, jadi karangan ini hanya dapat membahas satu tema topik saja. Selain hanya membahas tentang satu tema, pengarang hanya diperbolehkan menggunakan satu alur dalam karangan karangan ini berupa tahap pengenalan, permunculan masalah, klimaks, peleraian dan penyelesaian masalah. Seperti itulah gambaran singkat tentang alur cerpen, apabila menggunakan alur maju. Berbeda halnya bila menggunakan alur mundur, insyaallah hal ini juga akan kita bahas dalam artikel kali Cerpensumber berdasarkan kisah nyata atau pemikiran dari seorang kata tidak lebih dari atau terdiri dari 1-3 halaman cerpen bercerita tentang kehidupan membahas tokohnya secara detail, karena karangan ini langsung menuju kepada topik utama dalam cerpen mengalami tahapan-tahapan alur. Mulai dari pengenalan sampai penyelesaian menggunakan bahasa sehari-hari, dengan syarat mudah difahami oleh cerpen pengarang hanya boleh menggunakan satu alur memerlukan waktu yang lama untuk dengan tujuan memberikan pesan moral kepada para cerita yang lebih pendek dari karya tulis lainnya. Seperti makalah, novel dan Cerpensumber hanya sebuah karya tulis yang pendek ternyata cerpen juga memiliki beberapa jenis. Namun perbedaan antara jenis satu dengan jenis yang lainnya hanya berada pada panjang pendeknya karangan ini. Untuk lebih jelasnya saya akan mejelaskan tentang beberapa jenis cerpen berdasarkan jumlah Mini Bisa juga disebut dengan flash, adalah sebuah cerpen yang jumlah katanya hanya 750 – Ideal Yaitu sebuah cerpen yang jumlah katanya antara Panjang Yaitu sebuah cerpen yang jumlah katanya antara Intrinsik Cerpensumber mengetahui gambaran singkat tentang pengertian dan ciri-ciri cerpen. Saya akan melanjutkan pembahasan kali ini dengan mengenalkan unsur intrinsik cerpen. Pada umumnya, semua karya tulis memiliki unsur-unsur untuk membangun suatu karangan, termasuk membuat sebuah cerpen seorang pengarang harus melibatkan 8 unsur ini dalam karangannya. Apabila salah satu unsur saja tidak terdapat dalam sebuah karangan cerpen, maka tersebut belum bisa disebut dengan sebuah untuk kita ketahui, unsur intrinsik ini merupakan sebuah komponen-komponen dalam sebuah cerpen. Jika diibaratkan sebuah rumah unsur intrinsik merupakan material untuk membuat rumah hilang satu komponen saja, bisa dipastikan bangunan tersebut akan roboh. Begitu juga dengan cerpen, apabila pengarang tidak melengkapi komponen tersebut, maka karangannya akan cacat bahkan tidak dapat disebut dengan sebuah dari itu, sebelum kalian mengarang cerpen sudah sepatutnya kalian mengetahui unsur intrinsik cerpen. Yah, biar cerpen yang kalian buat bisa menarik, sempurna atau setidaknya bisa dianggap sebuah cerpen. Unsur intrinsik cerpen terdiri dari, tema, tokoh, penokohan, alur, latar, gaya bahasa, sudut pandang dan penasaran, mari kita simak penjelasan tentang unsur intrinsik secara detail. Saya mohon untuk teman- teman agar membaca artikel ini sampai selesai, agar tidak terjadi kesalahpahaman antara penulis dengan Temasumber intrinsik cerpen yang pertama adalah tema topik permasalahan. Dalam semua karya tulis, tema merupakan unsur pertama yang harus dipenuhi oleh seorang pengarang. Karena tema merupakan sebuah nyawa dalam sebuah karya tulis, termasuk begitu, tema dapat disebut dengan ide atau gagasas yang melatarbelakangi keseluruhan cerita dalam sebuah cerpen. Seoerang pengarang diizinkan mengambil berbagai macam tema, mulai tema yang umum atau tema yang lebih karangan ini cenderung pada sebuah curahan hati seorang pengerang yang diluapkan dalam karya tulis. Dan hal itu membuat kebanyakan cerpen hanya membahas tentang lingkungan, persahabatan, percintaan atau mungkin pengalaman pribadi Tokohsumber intrinsik cerpen setelah tema yaitu tokoh pelaku dalam cerpen tersebut. Tokoh adalan pelaku fiktif yang dihadirkan oleh seorang pengarang dalam sebuah cerpen. Pada sebuah cerpen, tokoh dibagi menjadi dua golongan yaitu tokoh utama dan tokoh sebuah cerpen tokoh utama terdiri dari dua golongan. Yaitu tokoh baik protagonis dan tokoh jahat antagonis. Kedua tokoh inilah yang menjadi sorotan utama dalam jalannya cerita sebuah cerpen. Dan biasanya tokoh ini hanya terdiri masing-masing satu dari setiap karakter, dan dibantu oleh tokoh tokoh yang kedua adalah tokoh pembantu, tugas tokoh pembantu ialah membantu peran dari tokoh utama. Biasanya tokoh ini menjadi teman atau keluarga dari tokoh utama. Selain membantu tokoh utama, tokoh pembantu juga berfungsi sebagai warna tambahan dalam watak tokoh dalam sebuah cerpen dibagi menjadi 4 yaituTokoh Protagonis Adalah seorang tokoh yang memiliki sikap atau karakter baik. Biasanya tokoh ini menjadi tokoh utama dalam sebuah Antagonis Adalah seorang tokoh yang memiliki sikap atau karakter jahat. Tokoh ini juga termasuk tokoh utama setelah tokoh protagonis, dan tugas tokoh ini adalah menentang tokoh Tritagonis Adalah seorang tokoh yang memiliki sikap atau karakter penengah. Atau seorang tokoh yang bertugas menjadi penengah antara tokoh protagonis dengan tokoh antagonis. Dalam sebuah cerpen tokoh ini memiliki sifat arif dan Figuran Adalah seorang tokoh pembantu dalam sebuah cerpen. Dalam sebuah cerpen tokoh ini bertugas untuk memberi warna tambahan. Tetapi tokoh ini tidak sering muncul dalam jalannya PenokohanMungkin kebanyakan dari kita menganggap sama antara tokoh dan penokohan. Tetapi pada dasarnya kedua unsur ini memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Jika tokoh diartikan seorang pelaku dalam sebuah cerpen, sementara penokohan adalah cara pengarang menggambarkan tentang tokoh dalam pengarang menggambarkan sifat dari tokoh tersebut bisa dengan berbagai macam cara. Tetapi cara yang paling sering digunakan oleh pengarang untuk menggambarkan sifat tokoh sebagai melalui fisik tokoh cara berpakaian, tinggi bagan, cantik atau jelek dan cara berpakaianPenggambaran melalui percakapan yang dilakukan sendiri maupun yang dilakukan oleh tokoh dari tokoh lain, bisa berupa pendapat, komentar sikap, komentar dan lain Alursumber intrinsik cerpen yang selanjutnya adalah alur plot. Alur merupakan rangkaian peristiwa yang disampaikan penulis untuk membentuk sebuah cerita dalam cerpen. Dalam menyampaikan cerita, pengarang harus menggunakan tahapan-tahapan alur seperti Perkenalan Tahap ini merupakan pembukaan cerita atau sebuah informasi awal. Tahapan ini bisa berbentuk pengenalan tokoh dan pengenalan latar. Dan tahapan ini berfungsi untuk melandasi cerita yang akan disampaikan pengarang dalam tahapan Permunculan konflik tahapan ini adalah tahap awal munculnya sebuah permasalahan. Dan di sinilah pengarang memberikan gambaran awal tentang permasalah dalam cerita yang Klimaks Setelah melewati permunculan konflik tahap selanjutnya adalah klimaks. Konflik-konflik yang diterima oleh tokoh utama akan memuncak pada tahapan ini. Biasanya dalam tahapan ini tokoh utama mulai bingung dan Peleraian Konflik yang telah mencapai puncaknya mulai menurun pada tahapan ini. Pengarang memberikan solusi atas permasalah yang ditimpakan kepada tokoh utama. Cara pengarang memberikan solusi bisa dengan berbagai cara, misalnya dengan memunculkan tokoh pembantu dam cerpen penyelesaian Tahap ini merupakan Tahapan akhir dalam cerpen, yaitu penyelesaian atas semua masalah dalam cerita. Dan biasanya tahapan ini merupakan kemenangan bagi tokoh utama, yang berakhir dengan kesenangan atau berupa tahapan-tahapan yang saya sebutkan diatas, alur juga memiliki tiga jenis yang berbeda. Yaitu alur maju, alur mundur dan alur campuran. Seperti yang saya katakan diawal artikel kita juga akan belajar tentang hal ini, langsung saja jenis-jenis alur sebagai Maju Yang pertama adalah alur maju, seperti yang saja sebutkan diawal artikel. Alur maju yaitu sebuah rangkaian cerita yang bergerak maju ke depan. Urutan alur maju, pengenalan, permunculan masalah, klimaks, peleraian dan penyelesaian Mundur Seperti namanya, alur mundur adalah rangkaian cerita yang bergerak mundur kebelakang. Urutan alur mundur, pengenalan masalah, klimaks, peleraian penyelesaian masalah dan pengenalan tokoh. Alur ini biasanya digunakan untuk bercerita tentang masa Campuran Alur campuran adalah perpaduan antara alur maju dan alur mundur. Akan tetapi alur ini jarang digunakan penulis untuk menulis sebuah cerpen. Alur ini biasa digunakan penulis untuk membuat karya tulis yang panjang seperti Latar settingsumber sebuah cerpen latar merupakan sebuah keterangan mengenai waktu, ruang dan suasana. Unsur ini memiliki hubunngan yang sangat erat dengan tokoh dalam suatu peristiwa dalam cerita. Untuk lebih jelasnya ada beberapa latar yang perlu kalian Waktu Latar waktu yaitu sebuah keterangan tentang kapan terjadinya peristiwa yang dialami oleh para tokoh dalam cerpen. Latar waktu juga untuk menggambarkan tentang kapan terjadinya cerita dalam cerpen tersebut. Contoh latar waktu misalnya siang, malam, pagi, masa lalu atau menunjukkan pukul Tempat Latar tempat merupakan keterangan tentang tempat-tempat dalam sebuah cerpen. Dan semua tempat yang disinggahi atau disebutkan penulis dalam cerita dapat disebut sebagai latar tempat. Contoh latar tempat, misalnya di rumah, di kamar, di sekolah dan semua hal yang menunjukkan Suasana Latar suasana merupakan keterangan tentang suasana yang tergambarkan dalam sebuah cerpen. Latar suasana tergambarkan oleh perasaan para tokoh atau bisa juga dengan skenario pengarang. Contoh latar suasana seperti senang, sedih, romantis, haru dan lain Sudut Pandangsumber pandang yaitu kedudukan seorang pengarang dalam sebuah cerita. Atau bisa juga disebut dengan, cara pengarang menyampaikan cerita tersebut. Adapun sudut pandang sendiri dibagi menjadi dua macam. langsung saja macam-macam sudut pandang sebagai pandang orang pertama Adalah cara seorang pengarang menyampaikan cerita dengan menggunakan kata ganti aku. Maksudnya tokoh utama cerita tersebut adalah pengarang itu sendiri. Dan biasanya sudut pandang ini banyak digunakan untuk menceritakan pengalaman pandang orang ketiga Adalah cara seorang pengarang menyampaikan cerita dengan menggunakan kata ganti dia. Maksudnya tokoh utama dalam cerpen terrsebut adalah tokoh fiktif yang dibuat oleh pengarang itu Gaya Bahasasumber intrinsik yang satu ini mungkin terdengar asing di telinga kalian, yaitu gaya bahasa. Gaya bahasa adalah cara seorang pengarang menguraikan cerita tersebut. Cangkupan dari gaya bahasa meliputi, penggunaan kalimat, pemilihan diksi, dan penghemat kata. Dan unsur satu ini merupakan ciri khas dari masing-masing Amanat atau pesanAmanat adalah pesan moral yang ingin disampaikan oleh pengarang melalui karangan yang dibuatnya. Kebanyakan pengarang tidak menuliskan pesan ini di dalam karangannya. Namun pembacalah yang menyimpulkan pesan yang terkandung dalam karangan Ektrinsik CerpenKarena kita telah selesai belajar tentang unsur intrinsik cerpen, maka saya akan melanjutkan pembahasan tentang unsur ektrinsik cerpen. Berbeda dengan unsur intrinsik yang berada di dalam karangan. Unsur ektrinsik merupakan unsur yang berada di luar karya tulis cerpen.Berikut ini adalah macam-macam unsur ekstinsik dalam sebuah cerpen dengan penjelasan Latar Belakang Masyarakatsumber ektrinsik yang pertama adalah latar belakang masyarakat, mengapa disebut demikian? Karena faktor inilah yang menggerakkan penulis untuk menyusun sebuah karya tulis. Hal ini bisa berbentuk seperti keadaan lingkungan, suasana yang dialami oleh penulis atau keadaan masyarakat tentang faktor-faktor yang membuat penulis menyusun sebuah cerpen sebagai berikutKeadaan lingkungan tempat politik sosial ekomoni yang dianut moral Latar Belakang Penulissumber belakang penulis juga merupakan salah satu faktor yang mendorong seorang penulis untuk menyusun sebuah cerpen. Adapun latar belakang penulis terdiri dari beberapa faktor, antara lain sebagai berikutKondisi psikologi hidup seorang seorang Nilai yang Terkandung dalam CerpenYang terakhir adalah nilai yang terkandung di dalam cerpen itu sendiri. Faktor ini merupakan nilai yang ingin disampaikan oleh seorang penulis kepada pihak tertentu. Yang disampaikan oleh penulis melewati sebuah karangan cerpen yang nilai kandungan cerpen memiliki beberapa factor di dalamnya antara lain sebagai berikutNilai Agama Dalam masalah ini penulis ingin memberikan pengetahuan tentang agama kepada pembacanya. Atau mungkin sebuah sindiran kepada masyarakat yang menganut agama tetapi tidak menjalankannya dengan sosial Yang kedua adalah nilai sosial, sama seperti halnya nilai agama. Seorang penulis ingin berbagi ilmu tentang cara bersosial yang baik dengan masyarakat Moral Untuk masalah ini mungkin lebih mendesak pada jaman sekarang ini. Karena pada jaman sekarang sebagian besar orang tidak lagi mempedulikan masalah ini. Yang mendorong penulis membuat karangan tentang hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh kerusakan moral Budaya Dalam nilai budaya, biasanya digunakan untuk mengenalkan budaya penulis kepada para pembacanya. Agar budayanya dikenal dan menyebar luas dikalangan masyarakat belajar panjang lebar teori tentang cerpen, kurang lengkap bila kita tidak mempraktekkan ilmu ilmu itu secara langsung. Nah, sebagai bonus karena teman-teman telah berkunjung di halaman ini, saya akan sedikit berbagi tentang trik dan tips membuat cerpen. Langsung saja cara mudah membuat cerpen sebagai Menentukan Topik PermasalahanJika kalian ingin membuat sebuah karya tulis, khususnya cerpen kalian harus menentukan tema terlebih dahulu. Karena cepen termasuk karya tulis non ilmiah, tema yang kalian ambil harus tema yang menarik. Seperti halnya pesahabatan, percintaan dan lain saya, apabila kalian mengambil sebuah tema ambilah tema berdasarkan ilmu pengetahuan kalian. Apabila kalian ingin mudah dalam hal ini, berceritalah tentang pengalaman pribadi kalian. Karena hal itu akan memudahkan kalian untuk menyusun sebuah Menentukan TokohSetelah berhasil menentukan sebuah tema, langkah selanjutnya adalah tokoh yang akan muncul dalam cerpen tersebut. Yang paling penting adalah, kalian harus menetukan tokoh utama dalam cerpen tersebut. Yang terdiri dari nama tokoh, masalah tokoh, latar belakang tokoh dan sikap Membuat Judul dan Paragraph Pertama Cerpen dengan Menariksumber selanjutnya adalah membuat judul cerpen dengan semenarik mungkin. Mengapa demikian? Karena judul adalah hal pertama yang dilihat oleh seorang pembaca. Apabila judul cerpen kita menarik, kemungkinan besar orang akan membaca tulisan kita, walaupun cerpen kalian tidak terlalu juga sebaliknya, walaupun cerpen kalian bagus, akan tetapi judul cerpen kalian biasa-biasa saja. Kemungkinan besar orang akan mengabaikan cerpen yang anda buat. Sebagian orang mungkin mengabaikan hal ini, tetapi saya sarankan kepada kalian untuk memperhatikan masalah membuat judul yang menarik, maka lengkapilah hal tersebut dengan membuat paragraph pertama dengan menarik. Karena setelah membaca judul, kemungkinan besar orang akan membaca paragraph pertama. Apabila di bagian awal saja sudah tidak menarik, bisa jadi pembaca akan mengurungkan niatnya untuk membaca cerpen Disampaikan Menggunakan Bahasa Sehari-hariKarena cerpen termasuk karya non ilmiah dan para pembacanya kebanyakan anak muda. Maka gunakanlah bahasa sehari-hari yang mudah difahami oleh pembacanya. Saya sarankan jangan memakai bahasa yang formal, karena hal itu akan membuat bosan para pembaca, yang kebanyakan adalah anak pembahasan panjang lebar tentang unsur intrinsik cerpen. Semoga dengan ilmu tentang unsur intrinsik cerpen yang saya tuliskan ini dapat membantu menyelesaikan masalah anda. Tak lupa saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan teman-teman di halaman ini. Jangan Subcribe Yah 🙂 Cerpenadalah sebuah kisah pendek yang mengandung kisahan tunggal. 2. Sumardjo dan Saini Tema Tema adalah salah satu unsur intrinsik cerpen, dimana tema merupakan pandangan pokok yang menjadi suatu awal jalan cerita dari sebuah cerpen. Sudut pandang adalah cara pandang si pengarang dalam memandang kisah yang ada di dalam cerita. Sudut

50 Contoh soal pilihan ganda kelas XI Semester ganjil kurikulum 2013, soal-soal pilihan ganda kelas XI semester ganjil k13 SMA/MA lengkap dengan kunci jawaban 50 Soal pilihan ganda kelas XI SMA/MA 1. Pada tahapan yang penulis mulai memperkenalkan masalah yang akan dihadapi oleh tokoh utamanya disebut alur dalam tahapan …. a. perkenalan b. pemunculan masalah c. menuju konflik d. ketegangan e. penyelesaian Jawaban b. pemunculan masalah Pembahasan Tahapan pemunculan masalah dalam unsur alur artinya penulis mulai memperkenalkan masalah yang akan dihadapi oleh tokoh utamanya. 2. Cara pengarang penyampaian tema cerpen adalah …. a. melalui kisah hidup tokoh b. narasi langsung oleh pengarang c. melalui dialog d. pendapat tokoh dalam cerita e. melalui prolog Jawaban a. melalui kisah hidup tokoh Pembahasan Dalam sebuah cerpen biasanya pengarang menyampaikan sebuah ide cerita dalam sebuah cerpen, pengarang menyampaikan tema cerpen melalui kisah hidup tokoh. 3. Berikut sifat ceramah, kecuali …. a. informatif b. pemberi informasi c. menerangkan d. menjelaskan e. membohongi Jawaban e. membohongi Pembahasan Ceramah bersifat informatif, pemberi informasi, menerangkan, menjelaskan, penerangan tersebut berupa edukatif dan stimulatif 4. Sesuatu yang tidak perlu disebutkan dalam ceramah adalah …. a. topik b. tema c. judul d. materi e. opini Jawaban e. opini Pembahasan Pengenalan topic, tema atau judul pada bagian pendahuluan, topik, tema, atau judul ceramah perlu disebutkan sebelum masuk ke dalam materi pokok Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 25-27! Bioteknologi berasal dari istilah latin bio hidup, teknos teknologi, pencapaian, dan logos ilmu. Bioteknologi kemudian diartikan sebagai ilmu terapan yang menerapkan prinsip-prinsip sains dan teknologi terhadap serangkaian proses biologis untukmenghasilkan barang dan jasa. Dewasa ini, perkembangan bioteknologi tidak hanya didasari pada biologi, tetapi juga pada ilmu-ilmu terapan dan murni lain, seperti biokimia, komputer, biologi, molekuler, mikrobiologis, genetika, kimia, matematika, dan lainnya. 5. Pernyataan yang sesuai dengan teks di atas adalah …. a. Bioteknologi merupakan cabang ilmu biologi b. Bioteknologi bertujuan untuk mencari keuntungan c. Bioteknologi merupakan penerapan teknologi terhadap proses biologis d. Perkembangan bioteknologi selalu didasari oleh peristiwa biologis e. Bioteknologi bukan ilmu murni Jawaban c. Bioteknologi merupakan penerapan teknologi terhadap proses biologis Pembahasan sebuah pernyataan dalam sebuah teks harus sesuai dengan isi dalam teks tersebut 6. Paragraf diatas menggunakan pola pengembangan …. a. definisi b. contoh c. proses d. klasifikasi e. kronologis Jawaban a. definisi Pembahasan kalimat definisi adalah suatu kalimat yang memberikan penjelasan umum tentang 7. Tanggapan yang sesuai dengan teks di atas adalah …. a. Istilah bioteknologi berasal dari bahasa Latin b. Perkembangan bioteknologi seiring dengan perkembangan teknologi komputer c. Teknologi sangat dibutuhkan dalam mengembangkan ilmu d. Bioteknologi hanya bisa diterapkan pada tumbuhan dan hewan e. Bioteknologi sudah semestinya diterapkan untuk kemaslahatan orang banyak Jawaban e. Bioteknologi sudah semestinya diterapkan untuk kemaslahatan orang banyak Pembahasan Tanggapan adalah pendapat atau reaksi seseorang setelah melihat, mendengar ataupun merasakan sesuatu. Tanggapan dapat berupa persetujuan, sanggahan, pertanyaan atau pendapat. Semua tanggapan harus disampaikan dengan sopan 8. Naik turunnya lagu kalimat dalam penyampaian ceramah disebut …. a. artikulasi b. intonasi c. volume d. irama e. nada Jawaban b. intonasi Pembahasan Intonasi merupakan naik turunnya lagu kalimat. 9. Poin yang harus ada dalam penutup, kecuali …. a. kesimpulan b. ungkapan penutup c. ungkapan terima kasih d. ungkapan pembuka e. salam penutup Jawaban d. ungkapan pembuka Pembahasan Dalam penutup terdapat poin-poin yang mendukung, antara lain a. Kesimpulan materi yang telah disampaikan b. Ungkapan penutup, misalnya ungkapan terima kasih atas perhatian yang diberikan dan permohonan maaf jika terdapat kesalahan. c. salam penutup. Bacalah teks berikut untuk menjawab nomor soal 30-34! Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. 10. Teks tersebut termasuk teks …. a. ceramah b. eksplanasi c. eksposisi d. prosedur e. deskripsi Jawaban a. ceramah Pembahasan Teks ceramah berisi tentang nasehat-nasehat atau petunjuk dan menggunakan bahasa yang santun. 11. Kutipan teks tersebut termasuk struktur bagian …. a. pendahuluan b. isi c. penutup d. interpretasi e. orientasi Jawaban a. pendahuluan Pembahasan Teks tersebut termasuk dalam struktur teks ceramah yaitu pendahuluan yang berisi salam pembuka, ucapan terimakasih, pengenalan topic, tema atau judul. 12. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. a. salam pembuka b. ucapan terima kasih c. pengenalan topik d. tema e. judul Jawaban b. ucapan terima kasih Pembahasan Ucapan terima kasih, yaitu kalimat yang menyatakan rasa terima kasih kepada pihak-pihak yang terkait dengan berlangsungnya ceramah. Misalnya ungkapan syukur kepada tuhan dan ucapan terimakasih kepada juri atau tamu undangan. 13. Salam pembuka di tandai dengan kalimat …. a. Assalamu’alaikum Wr. Wb b. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt. c. Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw. d. Dirasa amat penting sekali jiwa social untuk diterapkan dilingkungan keluarga. e. Karena dengan jiwa sosial Jawaban a. Assalamu’alaikum Wr. Wb Pembahasan Salam pembuka yaitu salam yang digunakan untuk membuka pidato, misalnya assalamualaikum, salam sejahtera, dan selamat pagi. 14. Tema kutipan teks tersebut adalah …. a. jiwa sosial b. orang tua c. kasih sayang d. keadilan e. keburukan Jawaban a. jiwa social Pembahasan tema adalah gagasan pokok dalam sebuah cerita atau teks 15. Nilai yang terkandung dalam cerpen yang berisi masalah adat istiadat, kebiasaan, dan bahasa dalam kehidupan sosial disebut nilai …. a. sosial b. budaya c. agama d. pendidikan e. moral Jawaban b. budaya Pembahasan Nilai budaya adalah nilai yang terkandung dalam cerpen yang berisi masalah adat istiadat, kebiasaan dan bahasa dalam kehidupan sosial. 16. Salah satu jenis paragraf dalam penulisan yang ditulis dengan tujuan untuk meyakinkan atau mengajak pembaca disebut …. a. informatif b. argumentatif c. persuasive d. rekreatif e. konjungsi Jawaban b. argumentatif Pembahasan Argumentatif merupakan salah satu jenis paragraf dalam penulisan yang ditulis dengan tujuan untuk meyakinkan atau mengajak pembaca. 17. Berikut ungkapan penutup yang tepat adalah …. a. Demikian saya akhiri, kurang lebihnya mohon maaf. Kesempurnaan milik Allah, kesalahan milik saya. b. Dalam ayat tersebut Allah menjelaskan kepada orang-orang yang beriman bahwa Allah akan selalu beserta mereka yang menjadikan sabar dan shalat sebagai penolong. c. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh d. Selamat pagi, audiens yang saya hormati dan saya cintai. e. Segala puji kita panjatkan kehadirat Allah swt. Atas segala nikmatnya yang telah diberikan kepada kita semua. Jawaban a. Demikian saya akhiri, kurang lebihnya mohon maaf. Kesempurnaan milik Allah, kesalahan milik saya. Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 38-40! Akhir-akhir ini, istilah gempa bumi sering dibicarakan oleh banyak orang. Sepanjang abad 20 dan 2, gempa telah mengakibatkan banyak kematian dan kerugian material yang sangat besar. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa tak pernah ada peristiwa alam lain dalam sejarah yang berpengaruh langsung pada manusia, selain gempa bumi. Bencana gempa bumi telah menjadi peristiwa yang sangat ditakuti. 18. Berdasarkan strukturnya, teks eksplanasi di atas merupakan bagian …. a. kronologis urutan peristiwa b. penyebab maupun akibat c. pengenalan objek d. asal usul peristiwa e. kesimpulan Jawaban c. pengenalan objek Pembahasan Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan mengenai suatu fenomena yang ada di dunia. Fenomena tersebut dapat berupa fenomena alam dan fenomena sosial. 19. Pernyataan yang tidak sesuai dengan teks di atas adalah …. a. Gempa bumi adalah peristiwa alam yang berpengaruh langsung pada manusia b. Gempa bumi di dasar laut bisa menyebabkan tsunami c. Bencana gempa bumi telah menjadi peristiwa yang sangat ditakuti d. Sepanjang abad 20 dan 21, gempa telah mengakibatkan banyak kematian e. akhir-akhir ini, istilah gempa bumi sering dibicarakan oleh banyak orang Jawaban b. Gempa bumi di dasar laut bisa menyebabkan tsunami Pembahasan pernyataan yang ada dalamteks tersebut adalah jawaban a, c, d, e suatu benda hal, aktivitas, dan lain lain. 20. Kata penunjuk waktu pada teks eksplanasi di atas adalah …. a. oleh karena itu b. akhir-akhir ini c. mengakibatkan d. peristiwa e. dalam sejarah Jawaban b. akhir-akhir ini Pembahasan kata penunjuk waktu merupakan kata yang berkaitan dengan waktu. Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 41-42! Gempa yang terjadi dalam perut bumi akan mengakibatkan munculnya tekanan ke arah vertikal sehingga dasar lautan akan naik dan turun dalam rentang waktu yang singkat. 2 Hal ini kemudian akan memicu ketidakseimbangan pada air lautan yang kemudian terdorong menjadi gelombang besar yang bergerak mencapai wilayah daratan. 21. Maksud kata Hal ini pada kalimat 2 adalah …. a. naik dan turunnya dasar laut b. tekanan ke arah vertikal dalam perut bumi c. gempa d. tsunami e. gelombang besar yang bergerak Jawaban a. naik dan turunnya dasar laut Pembahasan Hal ini merupakan kata hubung yang naik dan turunnya dasar laut 22. Teks eksplanasi di atas adalah …. a. penyebab gempa b. penyebab terjadiya tsunami c. akibat tsunami d. akibat gempa e. proses terjadinya laut Jawaban b. penyebab terjadiya tsunami Pembahasan teks eksplanasi adalah teks yang berisi tentang paparan suatu fenomena alam. Teks eksplanasi di atas menjelaskan mengenai penyebab terjadinya tsunami. 23. Bacalah teks berikut! Segala puji kita panjatkan kehadirat Allah swt. Atas segala nikmat-Nya yang telah diberikan kepada kita semua. Nikmat sehat, nikmat taufik hidayah inayah, dan nikmat yang paling besar adalah nikmat iman dan islam. Salawat serta salam tak lupa kita sanjungkan keharibaan nabi besar Muhammad saw. Teks di atas termasuk pendahuluan yang berupa …. a. salam pembuka b. ungkapan terimakasih c. judul d. tema e. pengenalan topik Jawaban b. ungkapan terimakasih Pembahasan Ucapan terimakasih yaitu kalimat yang menyatakan rasa terima kasih kepada pihak-pihak yang terkait dengan berlangsungnya ceramah. Misalnya ungkapan syukur kepada Tuhan dan ucapan terima kasih kepada juri atau tamu undangan. Bacalah teks ceramah berikut untukmenjawab nomor 44-45! Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang “sabar” Sabar berasal dari kata “sobaro-yasbiru” yang artinya menahan. Menurut istilah, sabar adalah menahan diri dati kesusahan dan menyikapinya sesuai syariah dan akal, menjaga lisan dari celaan, dan menahan anggota badan dari perbuatan dosa. Sabar adalah pilar kebahagian seorang hamba, karena dengan kesabaran seseorang akan terjaga dari kemaksiatan, konsisten menjalankan ketaatan, dan tabah dalam menghadapi berbagai macam cobaan. Sabar merupakan ajaran yang banyak sekali disinggung dalam Al-Qur’an maupun hadis, sehingga manusia senantiasa diarahkan untuk selalu bersabar dalam kehidupannya. Kesabaran yang sebenarnya adalah kemampuan dalam mengendalikan sikap, sehingga bisa dengan ikhlas dan rela hati menerima kondisi yang sedang dihadapinya demi mendapat balasan yang baik di akhirat. 24. Inti dari teks ceramah tersebut adalah …. a. pentingnya sabar b. sabar sebagai ajaran c. sabar ada di dalam al quran d. ikhlas dan rela hati e. balasan yang baik diakhirat Jawaban a. pentingnya sabar Pembahasan Intisari merupakan pokok atau tema yang ada dalam teks, dalam teks tersebut intinya adalah pentingnya memiliki sifat sabar. 25. Teks tersebut termasuk struktur bagian …. a. pendahuluan b. isi c. penutup d. interpretasi e. orientasi Jawaban b. isi Pembahasan Bagian isi memuat materi pokok yang dibahas dalam ceramah, materi harus dijelaskan dengan baik dengan menggunakan bahasa yang efektif. Untuk menguatkan pendapat dalam materi yang disampaikan, diperlukan referensi atau bahan bacaan tambahan lainnya 26. Aspek yang dapat dinilai terhadap laporan hasil analisis teks eksplanasi adalah kecuali …. a. kelengkapan bagian-bagian laporan b. ketetapan isi pembahasan c. kebakuan kata d. kebakuan ejaan/ tanda baca e. jumlah halaman Jawaban e. jumlah halaman Pembahasan teks eksplanasi adalah teks yang memaparkan suatu fenomena. 27. Berikut yang bukan konjungsi adalah …. a. dan b. karena c. maupun d. sehingga e. bagaimana Jawaban e. bagaimana Pembahasan konjungsi adalah kata hubung yang ada dalam sebuah teks. 28. Perhatikan kalimat berikut! Akhirnya Badu mengakui kekalahannya, kalimat tersebut termasuk pada nilai …. a. moral b. sosial c. budaya d. agama e. pendidikan Jawaban a. moral Pembahasan Nilai moral adalah nilai yang terdapat dalam cerpen yang menyangkut masalah baik buruk, sopan santun, dan etika antar manusia. 29. Nilai yang sesuai dengan kehidupan sehari-hari adalah …. a. Seorang ibu banyak berbuat salah pada anaknya b. Seorang ibu mengampuni kesalahan aanaknya c. Seorang ibu selalui didurhakai anaknya d. Seorang ibu selalu membimbing anaknya e. Seorang ibu selalu menyayangi anaknya Jawaban c. Seorang ibu selalui didurhakai anaknya Pembahasan Nilai kehidupan yang ada dalam teks cerpen tersebut adalah seorang ibu selalu didurhakai anaknya 30. Salah satu nilai yang terkandung dalam cerpen adalah nilai sosial. Nilai sosial adalah … a. nilai yang berkaitan dengan hubungan antara manusia dengan tuhan b. nilai yang menyangkut aturan-aturan yang terkait dengan hubungan antara manusia dengan tuhan c. nilai tang menyangkut masalahbaik buruk, sopan santun, dan etika antar manusia d. menyangkut masalah adat istiadat, kebiasaan, dan bahasa dalam kehidupan sosialnya e. nilai yang menyangkut hubungan antar manusia dengan orang lain dalam kehidupan Jawaban e. nilai yang menyangkut hubungan antar manusia dengan orang lain dalam kehidupan Pembahasan Nilai sosial adalah nilai yang menyangkut hubungan antar manusia dengan orang lain dalam kehidupan. 31. Bacalah kutipan teks cerpen berikut! Astaga, siapa orang-orang ini? Tampang mereka seperti orang-orang criminal. Namun, hak mereka sama dengan semua penumpang yang masuk taksiku. Aku tak perlu tahu urusan mereka. Barangkali juga tidak berhak tahu. Meskipun banyak juga yang aku tahu sebagai supir taksi. Nilai moral yang terdapat dalam kutipan novel tersebut adalah …. a. kehati-hatian seseorang terhadap keadaan sekelilingnya. b. ketakutan yang timbul akibat pengalaman masa lalu. c. jangan berprasangka buruk hanya karena melihat penampilannya d. ketidakpercayaan terhadap orang-orang di sekitarya e. ketakutan melihat orang jahat Jawaban a. kehati-hatian seseorang terhadap keadaan sekelilingnya. Pembahasan Nilai moral adalah nilai yang terdapat dalam cerpen yang menyangkut masalah baik buruk, sopan santun, dan etika antar manusia. Jadi jawabannya adalah a 32. Perhatikan kerangka teks eksplanasi berikut! 1 Proses terjadinya gempa bumi 2 Penyebab terjadinya gempa bumi 3 Definisi gempa bumis 4 Akibat gempa bumi 5 Simpulan gempa bumi Jika dikembangkan menjadi sebuah teks eksplanasi, urutan kerangka yang tepat adalah …. a. 3, 1, 2, 4, 5 b. !, 2, 3, 4, 5 c. 3, 4, 1, 5, 2 d. 2, 4, 5, 1, 3 Jawaban a. 3, 1, 2, 4, 5 Pembahasan Teks eksplanasi adalah teks yang memaparkan suatu kejadian yang sedang terjadi urutan yang tepat adalah jawaban a. 33. Kalimat yang tepat untuk ditempatkan sebagai kelanjutan teks tersebut adalah a. Indonesia memiliki keragaman flora dan fauna melebihi wilayah manapun di dunia b. kedua wilayah tersebut memiliki flora dan fauna yang sangat berbeda c. Oleh karena itu, Indonesia memiliki dua kelompok flora dan fauna yang jauh berbeda d. Penyatuan kedua wilayah itu diprediksi akan terjadi lagi pada abad-abad mendatang e. Perlu ada perhatian serius untuk melindungi flora dan fauna di kedua wilayah itu Jawaban b. kedua wilayah tersebut memiliki flora dan fauna yang sangat berbeda Pembahasan kalimat yang baik yang dapat dihubungkan dengan teks tesebut harus memiliki kesinambungan dengan teks sebelumnya. 34. Kuat lemahnya dalam mengucapkan suatu kata-kata atau kalimat disebut …. a. artikulasi b. intonasi c. volume d. irama e. nada Jawaban c. volume Pembahasan Volume yaitu kuat lemahnya dalam mengucapkan sesuatu kata-kata atau kalimat. 35. Bacalah teks berikut “Hanafi, mudah-mudahan Tuhan mengampuni dosamu. Sebagai ibu yang engkau durhakai dengan lillaahitaala sudh rela mengampuni akan dikau.” Hanafi tergeletak tertawa seolah mencemooh pula,” Hai ibu, mengucap ibu dengan tulusnya barangkali ibu akan mendapatkan ilham, lalu dapat berkata dengan benar. Pada hematku ibulah juga yang banyak bersalah atas diriku.” Nilai moral yang sesuai teks tersebut adalah …. a. anak durhaka yang tidak perlu dicontoh b. anak baik dan sopan santun c. ibu yang durhaka d. anak buruk hati e. anak yang pamer Jawaban a. anak durhaka yang tidak perlu dicontoh Pembahasan Nilai moral adalah nilai yang terdapat dalam cerpen yang menyangkut masalah baik buruk, sopan santun, dan etika antar manusia Bacalah kutipan teks berikut untuk menjawab nomor 6-9! Setibanya Pak Usman di restoran kecil sepulang dari sekolah, Larasati segera memulai pembicaraan. “Sebelum membicarakan soal Diah, saya perlu menjelaskan mengapa saya tidak mau membicarakan hal ini di sekolah karena saya ingin bicarakan adalah masalah yang harus diselesaikan dengan kacamata kemanusiaa, bukan kedinasan” “Maksud ibu apa? Saya khawatir, keinginan bapak untuk menghabisi Diah itu karena kebencian bapak terhadap saya. Selama ini orang kan tahu saya sangat perhatian terhadap Diah. Dia anak yang lemah Pak, sudah mengalami berbagai cobaan hidup, sering murung karena menerima beban yang terlalu banyak dalam hidupnya. 36. Karakter tokoh pak Usman dalam kutipan cerpen tersebut memiliki sifat …. a. pendendam b. keras kepala dan mudah marah c. tidak bisa membedakan urusan dinas dan pribadi d. ingin menang sendiri e. pemurah Jawaban c. tidak bisa membedakan urusan dinas dan pribadi Pembahasan Sifat merupakan salah satu watak yang ada dalam sebuah cerita. Watak tokoh pak Usman adalah tidak dapat membedakan urusan dinas dan pribadi. 37. Kedudukan tokoh pak Usman dan Larasati dalam kutipan cerpen di atas adalah …. a. tokoh antagonis, tokoh penengah b. tokoh protagonis, tokoh penengah c. tokoh antagonis, tokoh protagonis d. tokoh protagonis, tokoh protagonis e. tokoh antagonis, tokoh antagonis Jawaban c. tokoh antagonis, tokoh protagonis Pembahasan Tokoh antagonis adalah toko 38. Sifat tokoh Larasati berdasarkan kutipan di atas adalah … a. sabar dan penyayang b. angkuh dan disiplin c. tegas dan pemberani d. penuh perhatiaan dan tegas e. angkuh dan pemberani Jawaban d. penuh perhatiaan dan tegas Pembahasan Sifat merupakan salah satu watak yang ada dalam sebuah cerita. Watak tokoh Larasati adalah jawaban d. 39. Gambaran karakter tokoh Diah dalam cerpen tersebut adalah … a. kuat menerima cobaan b. mudah putus asa c. lemah dan penuh penderitaan d. trauma dalam menjalani kehidupan e. sedih dan terharu Jawaban c. lemah dan penuh penderitaan Pembahasan karakter adalah perwatakan tokoh-tokoh dalam cerita. 40. Persuasif artinya …. a. mengajak b. memberitahu c. manfaat d. perilaku e. kehidupan Jawaban a. mengajak Pembahasan Kalimat persuasif adalah kalimat yang bertujuan untuk memengaruhi, mengajak, membujuk pendengar sehingga pendengar diharapkan dapat terpengaruh untuk mengikuti keinginan penulisan. 41. Bacalah teks cerpen berikut! 1 Teman teman fajar bersorak gembira, 2 Daffa terkulai lemas karena layang-layang putus. 3 Senja pun tiba. 4 Ketika terdengar suara azan, anak-anak mulai membubarkan diri untuk pergi ke masjid. 5 Berita kemenangan Fajar atas daffa makin menambah keyakinan anak-anak desa itu bahwa layang-layang milik fajarmemang sakti. 6 Fajar menjadi makin tinggi hati. Bukti nilai agama terdapat pada kalimat bertanda nomor …. a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 5 Jawaban d. 4 Pembahasan Nilai agama adalah nilai yang menyangkut aturan-aturan yang terkait dengan hubungan antar manusia dengan tuhan. Nilai agama dalam cerpen tersebut ditandai dengan kata suara azan. 42. Berikut yang tidak termasuk nilai-nilai yang terkandung dalam cerpen dalah …. a. budaya b. sosial c. pendidikan d. moral e. amanat Jawaban e. amanat Pembahasan Nilai kehidupan dalam cerpen adalah nilai moral, pendidikan, agama, budaya dan sosial. 43. Nilai yang terdapat dalam cerpen yang menyangkut masalah baik buruk, sopan santun, dan etika antar manusia adalah nilai…. a. sosial b. budaya c. agama d. politik e. moral Jawaban e. moral Pembahasan Nilai moral adalah nilai yang terdapat dalam cerpen yang menyangkut masalah baik buruk, sopan santun, dan etika antar manusia 44. Urutan struktur teks eksplanasi yang tepat adalah …. a. deretan penjelas, pernyataan umum, interpretasi b. pernyataan umum, deretan penjelas, interpretasi c. pernyataan umum, interpretasi, deretan penjelas d. interpretasi, deretan penjelas, pernyataan umum e. pernyataan umum, interpretasi, koda Jawaban b. pernyataan umum, deretan penjelas, interpretasi Pembahasan Pada sebuah teks eksplanasi akan kelihatan adanya keterkaitan yang tidak terlepaskan antara satu kejadian dengan kejadian lain sebelum dan sesudahnya. Secara umum teks eksplanasi disusun dengan struktur yang terdiri atas tiga bagian yaitu pernyataan umum, deretan penjelas, interpretasi. 45. 1 Agar selalu terhindar dari bencana alam gempa bumi 2 Penduduk dekat gunung berapi harus selalu waspada 3 Gempa bumi sering terjadi di daerah gunung yang berapi 4 Gempa bumi adalah getaran yang terjadi karena pergerakan lapisan bumi Urutan kalimat tersebut yang tepat adalah …. a. 4, 3, 2, 1 b. 3, 2, 4, 1 c. 1, 3, 2, 4 d. 1, 2, 3, 4 e. 2, 1, 3, 4 Jawaban a. 4, 3, 2, 1 Pembahasan Urutan yang benar pada kalimat-kalimat tersebut adalah 4, 3, 2, 1 46. Kata material di atas bermakna …. a. gedung-gedung b. bahan bangunan c. rumah d. harta benda e. kerusakan tanah Jawaban d. harta benda Pembahasan Kata kerja material adalah kata kerja verba yang menunjukan aktifitas fisik yang dapat dilihat secara nyata. 47. Perhatikan teks berikut! Demikian saya akhiri, kurang lebihnya mohon maaf. Kesempurnaan milik Allah, kesalahan milik saya. Wabilahi taufik wal hidayah, waridho wal inayahm wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatu. Teks tersebut termasuk struktur bagian …. a. pendahuluan b. isi c. penutup d. orientasi e. abstrak Jawaban c. penutup Pembahasan Teks tersebut termasuk struktur bagian penutup dengan ditandai kata demikian saya akhiri. 48. Bacalah kutipan teks cerpen berikut! Aku tak bisa diam, setengah tahun aku ditempatkan di sekolah ini pengelolaan BK aku ubah secara mendasar. Mulai administrasi, cara penanganan siswa, termasuk ruang konsultasi siswa. Namun, langkahku membuat lukman terusik, terutama dalam kasus Diah telah banyak menerima penderitaan, anakitu perlu bimbingan dan kasih sayang bukan penghakiman. Tema dalam cerpen tersebut adalah …. a. kehidupan seorang guru BK di sekolah b. kesedihan seorang guru BK melihat kondisi siswanya c. keinginan seorang guru BK untuk melaksanakan tuganya dengan baik d. seorang guru BK yang ingin membantu mengatasi masalah siswanya e. memerlukan penanganan khususs Jawaban d. seorang guru BK yang ingin membantu mengatasi masalah siswanya Pembahasan Tema adalah inti dalam sebuah cerita. Inti dalam cerita tersebut adalah jawaban d. 49. Berdasarkan kutipan tersebut, tema cerpen termasuk masalah adalah …. a. kemanusiaan b. masalah pendidikan c. kehidupan sosial d. permasalahan ekonomi e. kemiskinan Jawaban b. masalah pendidikan Pembahasan Dalam sebuah teks cerpen, tentu memiliki tema atau permasalahan mengenai suatu keadaan, tema dalam teks cerpen tersebut adalah mengenai masalah pendidikan. 50. salah satu ciri alur cerpen yang baik adalah …. a. memuat banyak konflik b. berkembang sesuai dengan cerita c. alur mengalir secara dramatik memuat masalah yang dibahas dari awal hingga akhir cerita secara konsisten d. harus memuat masalah kemanusiaan e. memuat kehidupan masa lampau Jawaban c. alur mengalir secara dramatik memuat masalah yang dibahas dari awal hingga akhir cerita secara konsisten Pembahasan Alur atau plot adalah rangkaian jalannya cerita dari awal sampai dengan akhir. Demikianlah 50 Contoh soal pilihan ganda kelas XI SMA/MA Semester ganjil kurikulum 2013 lengkap dengan kunci jawaban dari kami, semoga bermanfaat.

UnsurIntrinsik Cerpen 1. Tema. Tema adalah sebuah gagasan pokok yang mendasari dari jalan cerita sebuah cerpen. Tema biasanya dapat langsung terlihat jelas di dalam cerita atay tersurat dan tidak langsung, dimana si pembaca harus teliti dan dapat menyimpulkan sendiri atau tersirat. Adalah cara pandang pengarang dalam memandang suatu
Bagaimana cara takhlik cerpen untuk pemula? – Galibnya dari ia kali ragu bisa takhlik cerpen hanya karena engkau lain penulis kisah yang handal. Padahal, mewujudkan cerpen sememangnya bukan elusif loh. Meskipun kamu enggak penulis cerpen, dia boleh membuat cerpen dengan kualitas yang bagus. Jika kamu belum perantaraan takhlik cerpen sebelumnya, kamu bisa sparing dengan mencerna struktur cerpen apalagi silam. Struktur puas Cerpen 1. Mujarad 2. Aklimatisasi 3. Kelainan 4. Evaluasi 5. Resolusi 6. Koda Prinsip Membuat Cerpen yang Menggelandang Untuk Dibaca 1. Sisihkan Perian 10 sebatas 20 Jam 2. Mencari Ide 3. Menulis dengan Gaya Sendiri 4. Menentukan Tema 5. Membuat Alur dan Plot 6. Tentukan Penokohan 7. Tentukan Permukaan alias Setting Kaidah Menentukan Latar / Setting pada Cerpen 8. Takhlik kacamata pandang Bagaimana cara menciptakan menjadikan cerpen menarik? Ancang-awalan dalam membuat cerpen Bagaimana kaidah membuat cerpen bagi pemula? Struktur pada Cerpen Cerita pendek atau cerpen memang berlainan dengan novel. Antara novel dan cerita singkat mempunyai perbedaan nan lalu kentara di bagian jumlah kata nan dihasilkan. Kisah pendek terdiri atas jumlah prolog yang tak sampai berpuluh-puluh untai seperti mana sreg novel. Para kritikus sastra punya banyak pendapat mengenai berapa jumlah kata yang harus dipatuhi internal takhlik cerpen. Terserah yang berpendapat jumlah prolog yang dihasilkan tidak lebih dari alas kata. Adapula sastrawan yang berpendapat bahwa kisahan pendek adalah cerita nan ditulis menggunakan 500 sebatas introduksi. Agar lain rancu, dapat disimpulkan sekiranya cerpen merupakan goresan atau cerita fiktif atau non-fiktif nan disusun memperalat kata. Selain itu, perbedaan antara cerpen dan novel kembali terdapat pada alur cerita. Alur cerita sumir lebih pendek dibandingkan dengan novel. Cerita pendek lebih mengutamakan poin-biji peristiwa yang akan disampaikan sehingga lebih to the point pada alur narasi yang dihasilkan. Sesudah memahami batasan dasar lakukan membuat cerpen, berikut ini struktur cerpen nan harus kamu patuhi suka-suka 6, yaitu abstrak, orientasi, kebobrokan, evaluasi, resolusi, dan koda. 1. Maya Struktur cerpen yang mula-mula ialah abstrak. Seandainya engkau belum tahu, abstrak yakni rangkuman dari cerita yang disampaikan. Rangkuman cerita nan dibuat harus menampilkan silsilah kisahan semenjak mulanya hingga akhir secara ringkas. Penggunaan abstrak plong cerita pendek sebenarnya tidak baku untuk digunakan. Jika dia ingin, kamu bisa menyertakan khayali plong cerpen, walaupun dia tak kepingin mencantumkan khayali juga tidak masalah. 2. Penyesuaian Struktur cerpen yang kedua adalah penyesuaian. Habituasi memiliki arti nan setolok seperti setting. Dia bisa menampilkan keterangan waktu, gelanggang, dan suasana nan digunakan puas silsilah cerita cerpen sreg penggalan ini. 3. Komplikasi Komplikasi pada struktur narasi pendek akan mencadangkan watak tokoh dan alur narasi. Pada fragmen ini kamu wajib memunculkan setiap pencetus yang digunakan beserta wataknya. Kemudian, tampilkan pula bagaimana silsilah kisahan lega cerita pendek. Buat menghasilkan alur yang bagus, alur plong cerpen mesti disusun secara bersistem berdasarkan prinsip sebab-akibat. 4. Evaluasi Selanjutnya, struktur pada cerita sumir adalah evaluasi. Evaluasi pada struktur cerpen bisa membuat pembaca mengerti konflik apa nan terjadi pada cerita. Pada bagian ini konflik yang ditampilkan haruslah mencengap semua konflik hingga klimaks. Setiap konflik nan dimunculkan sekali lagi sudah mulai disertai dengan penuntasan masalah. 5. Resolusi Sekiranya plong struktur cerpen evaluasi’ menampilkan setiap masalah yang terjadi pada cerita, maka pada struktur resolusi’ penyelesaian berpokok setiap masalah akan ditampilkan. Plong bagian ini penyelesaian problem yang ditampilkan harus berkecukupan menjawab permasalahan secara tuntas. 6. Koda Struktur pada cerpen yang terakhir yaitu koda. Koda merupakan episode akhir pada alur cerpen yang memuat wanti-wanti kepatutan pecah cerita yang disusun. Ponten atau wanti-wanti moral dapat disampaikan secara lugas hanya dapat pun disampaikan secara enggak lugas tersirat. Bagaimana? Tidak banyak kan struktur cerpen yang dibutuhkan untuk menghasilkan cerita singkat yang bagus? Semua penjelasan mengenai struktur cerpen tersebut dapat kamu pelajari secara mandiri dengan mudah melalui muslihat Penerimaan Cerpen dibawah ini. Baca juga 12 Ciri-ciri Cerpen Secara Umum dan dari Bermacam rupa Sisi Prinsip Menciptakan menjadikan Cerpen yang Meruntun Bagi Dibaca Supaya lebih terarah engkau dapat menunggangi tips di dasar ini saat belajar membuat cerpen dengan kualitas nan bagus. Berjenis-jenis uang sogok lain dalam takhlik cerpen bisa Grameds temukan sreg buku 13 Skor Batik Kisah Pendek, Dijamin Dapat Menulis Cerpen Kerumahtanggaan Waktu Sumir! 1. Sisihkan Musim 10 hingga 20 Jam Cara membentuk cerita ringkas yang mudah buat pemula dan mengganjur nan pertama yaitu menyisihkan waktu selama 10 hingga 20 jam. Waktu 10 hingga 20 jam adalah penumpukan hari yang bisa beliau gunakan untuk menghasilkan karya cerpen, mulai dari invensi ide sampai penyusunan tulisan. Umumnya, penggunaan hari ini akan farik-cedera untuk setiap penulis cerita pendek. Perbedaan penggunaan waktu didasarkan makanya dua sebab. Permulaan, waktu pengerjaan nan berbeda disebabkan oleh banyaknya jumlah introduksi yang digunakan. Penulis nan menghasilkan karya dengan 1000 kata biasanya dapat menyelesaikan karya tersebut intern waktu 5 hingga 10 jam. Berlainan dengan pencatat nan menggunakan 2000 setakat 3000 kata n domestik karya cerpen boleh menghabiskan perian 10 sampai 20 jam. Perbedaan pemakaian waktu dalam membuat cerita pendek nan kedua disebabkan oleh kemampuan pengarang dalam menulis. Meskipun anda belum pertalian menghasilkan karya cerita pendek, tapi jika kamu sudah pelahap menggambar besar probabilitas kamu akan lebih cepat dan mudah menyusun cerita. Sehingga periode nan dibutuhkan untuk menyelesaikan kisah cerpen pun akan bertambah singkat. 2. Berburu Ide Tips kedua kerjakan membuat cerpen yakni mencari ide. Ide nan digunakan tidak harus menggambarkan cerita yang rumit. Seumpama pemula kerumahtanggaan menulis kisahan pendek, anda bisa fokus pada bagaimana menampilkan cerita dengan baik dengan memperalat ide cerita nan ringan terlebih dahulu. Laksana abstrak kamu bisa menggunakan ide cerita dari vitalitas sehari-hari. Ide cerita berusul spirit sehari-hari akan kian mudah kamu kembangkan karena atom emosional pada kisah lebih mudah kamu kuasai. Misalnya, ia boleh membuat judul “Hiruk Pikuk Usia di Desa” bakal mengilustrasikan kehidupan pelik senang di desa. Boleh pula terinspirasi berpokok akomodasi akses pendidikan gadis desa kerjakan mengenyam pendidikan di luar kota dengan membuatnya menjadi tajuk cerpen “Putri Desa dengan Pemikiran Kota”. Ide cerita selain diperoleh berasal sukma sehari-hari, juga bisa diperoleh dari sumber lain. Sumber yang bisa kamu gunakan cak bagi mendapatkan ide cerita antara lain internet, buku, TV, radio, majalah, dan lain sebagainya. Untuk mempermudah proses penemuan ide, jangan fokus cak bagi langsung menemukan suatu ide saja. Sira bisa menggambar semua ide yang ada di pejabat anda apapun itu sonder terkecuali. Malah jika ide nan terfikir adalah ide gila sekalipun tak jadi ki aib. Nantinya, kamu bisa memilah bersumber semua ide nan kamu temukan, ide mana yang akan ia pilih bagi dikembangkan menjadi cerpen. 3. Menulis dengan Tendensi Sendiri Tips menulis cerpen bagi pemula yang ketiga adalah menggambar dengan tendensi bahasa sendiri. Menggambar dengan kecondongan bahasa koteng adalah menulis dengan kemampuan yang kamu miliki koteng. Engkau bukan teristiadat berusaha untuk menjadi manusia lain dalam menghasilkan karangan. Kamu hanya wajib menggambar sesuai dengan budi dan kemampuan yang anda miliki. Apabila waktu ini kamu hanya boleh menghasilkan sejumlah dialog saja n domestik cerpen tidak penyakit kok! Kalaupun kamu hanya menghasilkan 500 sampai 1000 kata itu sekali lagi sudah sangat bagus. Intinya batik dengan gaya sendiri akan mempermudah sira untuk memafhumi ciri partikular dan kemampuan nan ada pada diri sendiri. Menghasilkan tulisan dengan mode sendiri akan lebih baik dibandingkan seandainya kamu meniru karakter dan ciri khas penulis tidak yang sudah terkenal. Berkaca gaya dan ciri solo insan lain hanya akan membuat budi karangan kamu lain bisa muncul dengan maksimal. Semakin lama kualitas catatan anda akan berkembang dengan sendirinya setelah kamu banyak melakukan latihan. Prinsipnya belaka satu, momen kamu berhasil menghasilkan cerita pendek itu sudah sangat luar normal! Grameds kembali dapat mempelajari bagaimana menggambar cerita internal bahasa Inggris melalui buku Easy and Fun with Cerpen-Gram yang meluangkan berbagai macam contoh penulisan kalimat dengan pola grammar nan praktis. 4. Menentukan Tema Tema lega penulisan cerpen dibutuhkan untuk menentukan ide pokok atau gagasan muslihat puas sebuah cerita. Penggunaan tema dapat mempermudah kamu dalam membuat alur cerita. Jika diibaratkan dengan sebuah bangunan, tema sama halnya dengan pondasi bangunan. Tidak mungkin kan kamu mendirikan apartemen tanpa membuat pondasinya terlebih dahulu. Yups, sejenis itu sekali lagi n domestik membuat cerpen, tema dibutuhkan bagi menjadi dasar kisahan nan kamu hasilkan. Tema boleh menjadi keretek untuk menyampaikan perhatian utama pada kisah nan kamu bakal. Lakukan menentukan sebuah tema kamu boleh mengintai fenomena yang ada di sekitar kamu. Boleh juga dengan melihat hal apa yang menjadi kecemasan dalam diri kamu lalu diubah menjadi tema cerpen. Plong karya cerita sumir, pengarang tidak dituntut untuk menampilkan tema secara gamblang pada pembaca. Hal ini karena pembaca kebanyakan memiliki rukyah yang berbeda privat menyikapi tema yang pengarang tulis. Makanya karena itu, memadai dengan menyampaikan secara garis lautan persoalan yang suka-suka pada cerita cerpen, lalu biarkan pembaca yang berinterpretasi dengan permasalahan tersebut. Menginjak membuat paragraf pembuka Langkah batik cerpen cak bagi pemula setelah menentukan tema ialah start menulis. Seandainya telah sampai lega tahap ini kamu harus memberangsangkan diri kerjakan menulis, dimulai berpokok menulis paragraf pembuka justru adv amat. Menggambar gugus kalimat pembuka pada cerita sumir tidak teradat dibuat elusif. Anda dapat menulis dengan mode nan ringan sekalipun jika memang itu membuat kamu nyaman dalam membuat narasi. Saja saja yang mesti diperhatikan momen membuat paragraf pembuka adalah buatlah semenarik kelihatannya. Paragraf pembuka dalam karangan cerita pendek menjadi skor penting berasal “menariknya tulisan yang dibuat”. Alinea pembuka yang dibuat sebisa mungkin harus bisa menyedot minat pembaca bagi terus mendaras goresan kamu hingga kata bontot. Tips untuk mewujudkan paragraf pembuka yang mudah kerjakan pemula adalah dengan membangunkan rasa keingintahuan pembaca. Beliau bisa membuat paragraf pembuka dengan teka-teki maupun kecemasan terhadap suatu hal sehingga pembaca akan turut terpancing untuk mencari jawaban berasal kelainan yang telah sira sampaikan di awal kisahan. 5. Membuat Alur dan Plot Selanjutnya privat menulis cerpen yang mudah bagi pemula adalah membuat alur dan plot. Galur dan plot mesti kamu pikirkan sebelum kamu melangkah jauh dalam menghasilkan sebuah tulisan. Galur dan plot dalam kisah digunakan bakal menggerakkan kisah untuk mencecah intensi dan tujuan nan ingin disampaikan oleh pengarang. Banyak yang selang surup dengan mengatakan seandainya plot adalah kronologi narasi. Ada pula yang beranggapan jika plot yaitu rancangan dari jalannya sebuah narasi yang ditulis. Padahal pengertian tersebut keliru. Menurut Arswendo Atmowiloto plot diartikan bak sebab-akibat yang terdapat lega sebuah cerita sehingga menghasilkan gaya ataupun irama privat menentukan ide asal. Bagaimana? Ternyata jelas berbeda kan pengertian plot berbunga yang telah dipahami oleh lazimnya orang? Kerjakan menyusun plot beliau bisa memulainya dengan menentukan semua keadaan nan akan dimunculkan puas sebuah cerita, silam mencari benang bangkang perantaraan bermula semua peristiwa yang terjadi sehingga membentuk alur kisah yang silih berkaitan. Grameds pula bisa menemukan alur alias plot menarik dengan makin banyak membaca pustaka. Pelecok satu buku yang boleh sira jadikan referensi merupakan Cerpen Pilihan Kompas 2022 yang pastinya menyentak. 6. Tentukan Penokohan Meski belum koneksi membuat cerita pendek sebelumnya, pemula dapat menghasilkan sebuah karya cerpen yang bagus dengan menggunakan penokohan yang tepat. Pemakaian tokoh puas narasi pendek amat lewat krusial dibutuhkan. Terlebih, tanpa adanya pelopor rumit bagi pengarang untuk menyampaikan maksud dari garitan kepada pembaca. Uang sogok kerumahtanggaan mewujudkan penokohan yang baik intern sebuah narasi sumir ialah menampilkan citra biang kerok senyata mungkin. Citra yang dimaksudkan adalah watak dan budi tokoh nan digunakan. Semakin nyata watak, karakter ataupun sifat tokoh digambarkan, maka akan semakin mudah pembaca ikut sagu betawi dalam peran nan dimainkan maka itu tokoh. Secara mahajana sifat penokohan dibedakan menjadi dua yaitu kebiasaan lahir dan adat batin. Adat lahir mencaplok kerangka dan rupa pengambil inisiatif, sedangkan resan batin mencakup karakter dan watak penggerak. Dalam mengutarakan aturan penokohan kamu dapat menggunakan beberapa pendirian berangkat dari tindakan dan ucapan tokoh. Kemudian bisa kembali menerobos pikiran tokoh, benda dan barang yang berada di sekitar tokoh. Watak tokoh juga bisa dimunculkan melangkaui kesan / deskripsi tokoh lain terhadap tokoh tersebut atau sederum dideskripsikan maka dari itu pengarang mengenai watak tokoh menerobos narasi. 7. Tentukan Latar alias Setting Uang sogok ke-7 untuk membuat cerpen dengan mudah bagi pemula adalah menentukan latar atau setting peristiwa. Rataan atau setting yakni segala sesuatu nan menunjukkan waktu, medan dan suasana yang digunakan puas cerita. Latar dan setting diperlukan bagi menumbuk tema dan plot cerita. Tanpa penggunaan silsilah atau setting sulit bagi pengarang dapat menyampaikan plot secara gamblang kepada pembaca. Ki menenangkan amarah anasir latar maupun setting juga akan membuat permasalahan dalam narasi sulit untuk dipecahkan. Cara Menentukan Latar / Setting pada Cerpen Bakal itu, kamu bisa takhlik latar atau setting dengan cara berikut a. Hubungkan bidang atau setting dengan watak tokoh. Misalnya jika engkau ingin menggambarkan kisah dengan latar arena pedesaan maka kamu bisa menampilkan watak tokoh yang kalem loyo lembut. Sebaliknya jika kamu ingin memajukan latar maupun setting di perkotaan maka watak yang dimiliki tokoh yaitu keras. b. Hubungkan latar atau setting dengan karakter otak Misalnya sekiranya kepingin menggambar cerita dengan latar tempat dangau pesantren maka karakter pemrakarsa yang dimunculkan yaitu mempunyai sisi religius nan tinggi. Hanya, jika latar cerita yang digunakan merupakan tempat perjudian kamu bisa membuat pelopor punya karakter senang membangkang dan pemberontak. Dari contoh diatas kamu dapat menyimpulkan jika setiap latar dan setting nan digunakan puas cerita dapat membentuk sifat atau budi nan dimiliki makanya tokoh. Bintang sartan, pastikan sira memasrahkan watak penokohan nan sesuai dengan permukaan belakang mileu ataupun tempat adv amat tokoh. Baca juga Pengertian Tembang Diversifikasi-jenis, Contoh dan Prinsip Mewujudkan Puisi 8. Membuat tesmak pandang Nah, uang sogok bontot untuk menghasilkan karya cerpen bagi pemula merupakan membuat ki perspektif pandang. Kacamata pandang digunakan perumpamaan cara cara pengarang cak bagi menampilkan penokohan dengan mode yang diinginkan pengarang. Lebih mudahnya sudut pandang ialah cara pengarang dalam pelafalan tokoh pada cerita. Kebanyakan pengarang menggunakan sudut pandang orang pertama seperti penggunaan subjek “saya” “aku” untuk menyampaikan cerita. Supaya begitu, ada pula pengarang nan menggunakan kacamata pandang orang ketiga dengan menyapa subjek “mereka” “ia” untuk menyampaikan cerita. Wah nggak kerasa nih anda sudah membaca secara tuntas bagaimana cara takhlik cerita sumir dengan mudah dan menyedot bagi koteng pemula. Kini kamu nggak terlazim pun bingung jikalau ingin mewujudkan cerpen. Bagi menghasilkan cerita ringkas yang menjujut, kita perlu berlatih berkelanjutan. Ayo lekas buat cerpen pertamamu! Artikel Terkait Cerpen Pengertian Cerpen Ciri-ciri Cerpen Mandu Membuat Cerpen Hipotetis-paradigma Cerpen Teladan Cerita Non Fiksi Kumpulan Buku Cerpen Pokok Terkait Cerpen Buku Cerpen Siasat Cerita Khayalan Anak Buku Cerita Anak Buku Cerita Berajah Daya Sajak Ki akal Quotes Bagaimana mandu membuat cerpen menarik? 1. Sisihkan waktu 10 hingga 20 jam 2. Mencari ide 3. Menulis dengan gaya sendiri 4. Menentukan tema 5. Mewujudkan alur dan plot 6. Tentukan Penokohan 7. Tentukan latar atau setting 8. Membuat sudut pandang Langkah-langkah dalam membuat cerpen 1. Sisihkan waktu 10 hingga 20 jam 2. Mencari ide 3. Menulis dengan tendensi sendiri 4. Menentukan tema 5. Membentuk galur dan plot 6. Tentukan Penokohan 7. Tentukan bidang maupun setting Bagaimana cara membuat cerpen bagi pemula? 1. Pendirian membuat cerita pendek yang mudah lakukan pemula dan menyeret nan pertama yaitu meluangkan waktu sejauh 10 sebatas 20 jam. 2. Biaya siluman kedua untuk membuat cerpen yakni mencari ide. Ide nan digunakan lain harus memvisualkan cerita yang rumit. 3. Uang sogok menulis cerpen untuk pemula yang ketiga yaitu menggambar dengan gaya bahasa sendiri. Menggambar dengan gaya bahasa koteng adalah menulis dengan kemampuan yang kamu miliki sendiri. 4. Tema lega penulisan cerpen dibutuhkan untuk menentukan ide pokok alias gagasan pokok pada sebuah kisah. Penggunaan tema bisa mempermudah engkau dalam membuat silsilah kisah. 5. Selanjutnya dalam menulis cerpen yang mudah bagi pemula yaitu membuat alur dan plot. 6. Meski belum pernah membuat cerpen sebelumnya, pemula dapat menghasilkan sebuah karya cerpen yang bagus dengan menggunakan penokohan yang tepat. 7. Latar ataupun setting adalah barang apa sesuatu nan menunjukkan waktu, tempat dan suasana yang digunakan pada cerita. 8. Padalah, tips terakhir bakal menghasilkan karya cerpen untuk pemula adalah takhlik sudut pandang. Sudut pandang digunakan sebagai mandu kaidah pengarang kerjakan menampilkan penokohan dengan gaya nan diinginkan pengarang. ePerpus yakni layanan taman bacaan digital masa waktu ini nan memimpin konsep B2B. Kami hadir lakukan memuluskan n domestik mengurusi bibliotek digital Kamu. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.” Custom gelondong Akses ke ribuan siasat dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol taman pustaka Sira Tersedia kerumahtanggaan mimbar Android dan IOS Terhidang fitur admin dashboard bikin melihat laporan kajian Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
Penerapannyabisa dilihat dari penggunaan kata ganti yang digunakan pengarang dalam cerpen. Secara umum ada 2 macam-macam sudut pandang yakni sudut pandang orang pertama dan sudut pandang orang ketiga sebagai berikut. · Sudut pandang orang pertama yaitu cara pengarang menyampaikan cerita sebagai orang pertama. Ciri-cirinya adalah menggunakan
Apa itu cerpen? Seperti apa contoh cerpen dan bagaimana cara menganalisisnya? Yuk, jawab rasa penasaranmu tentang cerpen dengan membaca artikel Bahasa Indonesia kelas 11 ini! — Ketika memasuki kelas 11 SMA semester 1, dalam pelajaran Bahasa Indonesia kamu akan bertemu dengan topik-topik pelajaran yang sangat menyenangkan. Mengapa? Karena kamu akan banyak belajar mengenal dan memahami lebih dalam tentang cerpen, pantun, juga cerita-cerita nonfiksi lainnya. Apalagi untuk kamu yang gemar membaca, menulis, berimajinasi, dan memikirkan banyak hal, tulisan seringkali menjadi media yang sangat cocok untuk mengungkapkan dan mengekspresikan perasaan serta pemikiran. Nah, salah satu bentuk tulisan atau karya sastra yang akan kita bahas di sini adalah cerpen. Pasti kamu udah familiar kan dengan cerpen? Tapi, apakah kamu tahu bedanya cerpen dengan novel? Meskipun agak mirip-mirip, cerpen dan novel memiliki perbedaan yang cukup signifikan, lho! Pengertian Cerpen Cerpen itu singkatan dari cerita pendek. Nah, cerita pendek atau cerpen adalah salah satu jenis karya sastra yang berbentuk prosa fiksi. Bedanya sama novel, cerita di dalam cerpen cenderung lebih padat dan biasanya tidak memiliki banyak tokoh. Yaa.. kalau orang-orang bilang, kita hanya butuh sekali duduk untuk menyelesaikan satu cerita pendek. Hmm, mungkin bisa dicoba. Siapa saja bisa membuat cerita pendek. Termasuk kamu yang masih duduk di bangku sekolah. Kehidupan di sekolah tentunya sangat menarik, dong! Banyak kejadian-kejadian menarik yang bisa kamu ekspresikan ke dalam sebuah cerita pendek. Entah itu cerita tentang tingkah lucu temanmu semasa SMA, cerita tentang guru tegas dan guru jenaka yang selalu membuatmu ingat pada dirinya, atau bahkan cerita-cerita manis yang mungkin, ketika kamu malu mengekspresikannya, kamu bisa mewakilinya dengan menciptakan tokoh pada sebuah cerita pendek. Itu menarik banget! Tips Membuat Cerpen Lalu, bagaimana cara membuat cerpen? Eits, membuat cerpen juga ada tekniknya, lho! Kamu bisa berkonsultasi dengan guru Bahasa Indonesiamu di sekolah, terus kalau di rumah, bisa sambil buka aplikasi Ruangguru dan nonton video belajarnya di ruangbelajar. Sebenarnya, nggak banyak kok, yang harus dipelajari dalam membuat sebuah cerpen. Kamu cukup memahami fungsi, unsur intrinsik, dan unsur ekstrinsik cerpen. Lalu, kamu bisa membuat kerangka cerita dan mulai menulisnya. Setelah jadi, kamu bisa konsultasikan lagi ke gurumu di sekolah. Kalau menurut beliau oke, tinggal diterbitin deh, di blog pribadi. Atau bisa juga dikirim ke media-media. Nah, kalau kamu sudah paham tentang dasar-dasar cerpen, kamu juga perlu membaca banyak referensi cerita untuk menambah kosakatamu. Untuk membuat cerpen, kamu juga harus memahami isi dalam sebuah cerita yang dibuat oleh orang lain. Maka dari itu, di sini kita juga akan membahas tentang analisis cerpen, ya! Baca Juga Yuk, Ketahui Jenis-Jenis Buku Nonfiksi! Ciri-Ciri Cerpen Cerpen memiliki beberapa ciri-ciri. Di antaranya yaitu 1. Terfokus pada 1 tokoh 2. Ceritanya tidak lebih dari kata 3. Memiliki puncak masalah 4. Terdapat solusi atau penyelesaian masalah 5. Ceritanya padat dan langsung tertuju pada tujuan 6. Alur yang singkat membuat cerpen tidak memiliki tokoh yang banyak 7. Latar ceritanya terbatas Fungsi Cerpen Cerpen juga punya fungsi, lho! Apa aja sih, fungsi cerpen? Coba perhatikan infografik berikut! 1. Fungsi Rekreatif Cerpen berfungsi untuk memberikan rasa senang, gembira, dan menghibur bagi seluruh pembacanya. 2. Fungsi Estetis Cerpen memiliki fungsi untuk memberikan keindahan bagi pembaca karya sastra. 3. Fungsi Moralitas Cerpen dapat memberikan nilai-nilai moral kepada pembaca, sehingga mendapat pengetahuan tentang hal-hal yang baik dan hal-hal yang buruk. 4. Fungsi Didaktif Cerpen dapat mengarahkan dan mendidik para pembaca dengan nilai-nilai kebenaran dan kebaikan di dalam cerita. 5. Fungsi Relegiusitas Cerpen mengandung nilai-nilai yang terdapat pada ajaran agama yang bisa dijadikan teladan bagi para pembacanya. Selain kelima fungsi tersebut, cerpen juga memiliki fungsi-fungsi lainnya, tergantung dari maksud dan tujuan pengarang ketika menulis cerpen. Baca Juga Apa Saja Unsur-Unsur Intrinsik Cerpen? Cari Tahu Yuk! Rehat sebentar yuk! Sebelum lanjut ke materi struktur cerpen, sudah tahu belum kalau di aplikasi Ruangguru sekarang ada fitur baru, yaitu AdaptoX. Kamu bisa belajar sambil bermain game interaktif seru sesuai dengan materi yang sedang kamu pelajari. Cobain, yuk! Struktur Cerpen Struktur cerpen terdiri 6 bagian, yaitu abstrak, orientasi, rangkaian peristiwa, komplikasi, resolusi, dan koda. Nah, untuk penjelasan lebih lengkapnya, ada di bawah ini, ya! 1. Abstrak Abstrak merupakan bagian cerpen yang menggambarkan keseluruhan isi cerita. 2. Orientasi Orientasi cerpen berisi penentuan peristiwa yang menciptakan gambaran visual dari latar, atmosfer, dan waktu dari cerita. Di bagian ini, kamu juga akan menemukan pengenalan para tokoh, menata adegan, dan hubungan antartokoh. 3. Rangkaian Peristiwa Lalu, pada bagian ini, kisah akan berlanjut melalui serangkaian peristiwa satu ke peristiwa lainnya yang tidak terduga. 4. Komplikasi Kemudian, cerita akan bergerak menuju konflik atau puncak masalah, pertentangan, atau kesulitan-kesulitan bagi para tokohnya yang memengaruhi latar waktu dan karakter. 5. Resolusi Terakhir, pada bagian ini, akan menceritakan solusi dari masalah atau tantangan yang dicapai. Kamu juga akan mengetahui bagaimana cara pengarang mengakhiri cerita. 6. Koda Koda merupakan komentar akhir terhadap keseluruhan isi cerita. Bagian ini juga bisa disebut simpulan cerpen. Oke, setelah kita mengetahui pengertian, ciri-ciri, fungsi, dan struktur cerita pendek, nggak afdhol kalo kita nggak menganalisis contoh cerpen, nih! Baca Juga Analisis Unsur Ekstrinsik Cerpen, Ada Apa Saja Ya? Contoh Cerpen Singkat Oke, di sini kamu bisa membaca contoh cerpen cerita pendek terlebih dahulu, kemudian kita analisis bersama berdasarkan strukturnya. Baca baik-baik, dan nikmati alur ceritanya, ya! Tikus dan Manusia Karangan Jakob Sumardjo Entah bagaimana caranya tikus itu memasuki rumah kami tetap sebuah misteri. Tikus berpikir secara tikus dan manusia berpikir secara manusia, hanya manusia-tikus yang mampu membongkar misteri ini. Semua lubang di seluruh rumah kami tutup rapat sepanjang yang kami temukan, namun tikus itu tetap masuk rumah. Rumah kami dikelilingi kebun kosong yang luas milik tetangga. Kami menduga tikus itu adalah tikus kebun. Tubuhnya cukup besar dan bulunya hitam legam. Pertama kali kami menyadari kehadiran penghuni rumah yang tak diundang, dan tak kami ingini itu, ketika saya tengah menonton film. Tiba-tiba kaki saya diterjang benda dingin yang meluncur ke arah televisi, dan saya lihat tikus hitam besar itu berlari kencang bersembunyi di balik rak buku. Jantung saya nyaris copot, darah naik ke kepala akibat terkejut, dan otomatis kedua kaki saya angkat ke atas. Baru kemudian muncul kemarahan dan dendam saya. Saya mencari semacam tongkat di dapur, dan hanya saya temukan sapu ijuk. Sapu itu saya balik memegangnya dan menuju ke arah balik rak saya amat kebelet memukul habis itu tikus. Namun, tak saya lihat wujud benda apa pun di sana. Mungkin begejil item telah masuk rak bagian bawah di mana terdapat lubang untuk memasukkan kabel-kabel pada televisi. Untuk memeriksanya, saya harus mematikan televisi dulu. Saya takut kalau tikus keparat itu menyerang saya tiba-tiba. Imigran gelap rumah itu, saya biarkan selamat dahulu. Saya tidak pernah menceritakan keberadaan tikus itu kepada istri saya yang pembenci tikus, sampai pada suatu hari istri saya yang justru memberitahukan kepada saya adanya tikus tersebut. Berita itu begitu pentingnya melebihi kegawatan masuknya teroris di kampung kami. “Pak, rumah kita kemasukan tikus lagi! Besar sekali! Item!” “Di mana Mamah lihat?” “Di dapur, lari dari rak piring menuju belakang kulkas!” Istri saya cemas luar biasa, menahan napas, sambil mengacung-acungkan pisau dapur ke arah kulkas di dapur. “Sudah satu tahun enggak ada tikus. Rumah sudah bersih. Mengapa tikus masuk rumah kita? Tetangga jauh. Dari mana tikus itu?” “Itu tikus kebun, Mah,” jawab saya santai sambil mengembalikan buku ke rak buku. “Jangan santai-santai saja Pah, cepat lihat kolong kulkas!” Wah, situasi semakin gawat. Saya memenuhi perintah istri saya dengan menyalakan senter ke bagian kolong kulkas. Tidak ada apa pun. Tikus keparat! Ke mana dia menghilang? Sejak itu istri saya amat ketat menjaga kebersihan. Semua piring di rak dibungkus kain, juga tempat sendok. Tudung saji diberati dengan ulekan agar tikus tidak bisa menerobos masuk untuk menggasak makanan sisa. Gelas bekas saya minum malam hari harus ditutup rapat. Tempat sampah ditutupi pengki penadah sampah sambil diberati batu. Strategi kami adalah semua tempat makanan ditutup rapat-rapat sehingga tikus tak akan bisa menerobos. Istri saya memesan dibelikan lem tikus paling andal. Selembar kertas minyak tebal dilumuri lem tikus oleh istri saya dan di tengah-tengah lumuran lem itu ditaruh ampela ayam bagian makan malam saya. Jebakan lem tikus ditaruh di kaki kulkas. Pada malam itu, ketika istri saya tengah asyik menonton sinetron, istri saya tiba-tiba berteriak memanggil saya yang sedang mengulangi membaca di kamar kerja, bahwa si tikus terperangkap. Saya segera menutup buku dan lari ke dapur menyusul istri. Benar, seekor tikus hitam sedang meronta-ronta melepaskan diri dari kertas yang berlem itu. “Mana pukul besi?!” saya panik mencari pukul besi yang entah disimpan di mana di dapur itu. “Jangan dipukul Pah!” “Lalu bagaimana?” Saya menjawab mendongkol. “Selimuti dengan kertas koran. Bungkus rapat-rapat. Digulung supaya seluruh lem lengket ke badannya.” “Lalu diapakan?” Saya semakin dongkol. “Buang di tempat sampah!” “Aah, mana pukul besi?”Kedongkolan memuncak. “Nanti darahnya ke mana-mana! Bungkus saja rapat-rapat!” Saya mengalah. Ketika tikus itu akan saya tutupi kertas koran, matanya kuyu penuh ketakutan memandang saya. Ah, persetan! Saya menekan rasa belas kasihan saya. Tikus saya bungkus rapat-rapat, lalu saya buang di tong sampah di depan rumah, sambil tak lupa memenuhi perintah istri saya agar penutupnya diberati batu. Siang harinya sepulang dari mengajar, istri saya terbata-bata memberi tahu saya bahwa tikus itu lepas ketika Mang Maman tukang sampah mau menuangkan sampah ke gerobaknya. Cerita Mang Maman, ada tikus meloncat dari gerobak sampahnya dan lari ke kebun sebelah dengan terbungkus kertas coklat. Cerita lepasnya tikus ini beberapa hari kemudian diperkuat oleh Bi Nyai, pembantu kami, bahwa dia melihat tikus hitam yang belang-belang kulitnya. Geram juga saya, dan diam-diam saya membeli dua jebakan tikus. Ketika mau saya pasang malam harinya, istri saya keberatan. “Darahnya ke mana-mana,” katanya. “Ah, gampang, urusan saya. Kalau kena lantai, saya akan pel pakai karbol,” jawabku. Istri saya mengalah, dan rupanya merasa punya andil bersalah juga. Coba kalau tikus itu dulu kupukul kepalanya, tentu beres. Pada waktu subuh istri membangunkan saya. “Tikusnya kena, Pah!” Memang benar, seekor tikus hitam terjepit jebakan persis pada lehernya. Darah tak banyak keluar. Ketika saya amati dari dekat, ternyata bukan tikus yang kulitnya sudah belang-gundul. “Ini bukan tikus yang lepas itu, Mah!” “Masa?”Ia mendekat mengamati. “Kalau begitu ada tikus lain.” “Mungkin ini istrinya,” celetekku. Ketika mau saya lepas dari jebakan, istri saya melarangnya. “Buang saja ke tempat sampah dengan jebakannya.” Rasa tidak aman masih menggantung di rumah belang itu masih hidup. Dendam kami belum terbalas. Berhari-hari kemudian kami memasang lagi lem tikus dengan bergantiganti umpan, seperti sate ayam, sate kambing, ikan jambal kegemaran saya, sosis, namun tak pernah berhasil menangkap si belang. Bibi mengusulkan agar dikasih umpan ayam bakar. Saya membeli sepotong ayam bakar di restoran padang yang paling ramai dikunjungi orang. Sepotong kecil paha ayam itu dipasang istri saya di tengah lumuran lem Fox, sisanya saya pakai lauk makan malam. Gagasan Bi Nyai ternyata ampuh. Seekor tikus menggeliat-geliat melepaskan diri dari karton tebal yang dilumuri itu benar-benar musuh istri saya, di beberapa bagian badannya sudah tidak berbulu. Kasihan juga melihat sorot matanya yang memelas seolah minta ampun. “Mah, cepat ambil pukul besinya.” Istri saya mengambil pukul besi di dapur dan diberikan kepada saya. Ketika mau saya hantam kepalanya, istri saya melarang sambil berteriak. “Tunggu dulu! Pukul besinya dibungkus koran dulu. Kepala tikus juga dibungkus koran. Darahnya bisa enggak ke mana-mana!” Begitu jengkelnya saya kepada istri yang tidak pernah belajar bahwa tikus yang meronta-ronta itu bisa lepas lagi. “Cepat sana. Cari koran!” bentakku jengkel. “Kenapa sih marah-marah saja?” sahut istri saya dongkol juga. Saya diam saja, tetapi cukup tegang mengawasi tikus yang meronta-ronta semakin hebat itu. Kalau dulu berpengalaman lepas, tentu dia bisa lepas juga sekarang. Akhirnya tikus hitam itu saya hantam tiga kali pada kepalanya. Bangkainya dibuang bibi di tempat sampah. Beberapa hari setelah itu istri saya mulai kendur ketegangannya. Kalau saya lupa menutup kopi nescafe, biasanya dia marah-marah kalau bekas kopi susu itu dijilati tikus, tetapi sekarang tidak mendengar lagi sewotnya. Begitulah kedamaian rumah kami mulai nampak, sampai pada suatu pagi istri saya mendengar sayup-sayup cicit-cicit bunyi bayi tikus! Inilah gejala perang baratayuda akan dimulai lagi di rumah kami. “Harus kita temukan sarangnya! Bayi-bayi tikus itu kelaparan ditinggal kedua orangtuanya. Kalau mati bagaimana? Kalau mereka hidup, rumah kita menjadi rumah tikus!” kata istri. Lalu kami melakukan pencarian besar-besaran. Bagian-bagian tersembunyi di rumah kami obrak-abrik, namun bayi-bayi tikus tidak ketemu. Bayi-bayi itu juga tidak kedengaran tangisnya lagi. “Mungkin ada di para-para. Tapi bagaimana naiknya?” kata saya. “Nunggu Mang Maman kalau ambil sampah siang,” kata istri. Ketika Mang Maman mau mengambil sampah di depan rumah, bibi minta kepadanya untuk naik ke para-para mencari bayi-bayi tikus. “Di sebelah mana, Bu?” tanya Mang Maman. “Tadi hanya terdengar di dapur saja. Mungkin di atas dapur ini atau dekat-dekat sekitar situ,” sahut istri saya. Sekitar setengah jam kemudian Mang Mamang berteriak dari para-para bahwa bayi-bayi tikus itu ditemukan. Mang Maman membawa bayi-bayi itu di kedua genggaman tangannya sambil menuruni tangga. “Ini Bu ada lima. Satu bayi telah mati, yang lain sudah lemas. Lihat, napas mereka sudah tersengal-sengal.” Istri saya bergidik menyaksikan bayi-bayi tikus merah itu. “Bunuh dan buang ke tempat sampah, Mang” kata istri saya. “Ah, jangan Bu, mau saya bawa pulang.” “Mau memelihara tikus?” tanya istri saya heran. “Ah ya tidak Bu. Bayi-bayi tikus ini dapat dijadikan obat kuat,” jawab Mang Maman sambil meringis. “Obat kuat? Bagaimana memakannya?” “Ya ditelan begitu saja. Bisa juga dicelupkan ke kecap lebih dulu.” Setelah memberi upah sepuluh ribu rupiah, istri saya masih terbengong-bengong menyaksikan Mang Maman memasukkan keempat bayi tikus itu ke kedua kantong celananya, sedangkan yang seekor dijinjing dengan jari dan dilemparkan ke gerobak sampahnya. Tikus-tikus tak terpisahkan dari hidup manusia. Tikus selalu mengikuti manusia dan memakan makanan manusia juga. Meskipun bagi sementara orang, terutama perempuan, tikus-tikus amat menjijikkan, mereka sulit dimusnahkan. Perang melawan tikus ini tidak akan pernah berakhir. Saya masih menunggu, pada suatu hari istri saya akan terdengar teriakannya lagi oleh penampakan tikus-tikus yang baru. Baca Juga Kumpulan Contoh Cerpen Singkat & Menarik beserta Strukturnya Analisis Cerpen Bagaimana menurutmu cerita tadi? Apakah menarik? Setelah kamu membacanya, sekarang kita mulai menganalisis contoh cerpen tersebut, yuk! Caranya adalah dengan memperhatikan struktur atau bagian-bagian dari cerpen tersebut. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, struktur cerpen sendiri terdiri dari Abstrak, Orientasi, Komplikasi Puncak Konflik, Evaluasi, Resolusi, dan Koda. Kita bahas satu per satu, ya! a. Abstrak Abstrak merupakan bagian cerita yang menggambarkan keseluruhan isi cerita. Kalau keberadaan abstrak dalam cerpen, sebenarnya bersifat opsional, mungkin ada yang menggunakannya mungkin juga tidak. Apalagi, jika kisah dalam cerpen cenderung langsung pada peristiwa-peristiwa penting, tidak bertele-tele, dan langsung terpusat pada konflik utamanya. b. Orientasi Orientasi adalah pengenalan cerita. Pada orientasi ini, biasanya pengarang ingin memulainya dengan menggambarkan penokohan ataupun bibit-bibit masalah yang dialaminya. Contoh orientasi cerpen terdapat pada kutipan berikut ini Kutipan Entah bagaimana caranya tikus itu memasuki rumah kami tetap sebuah misteri. Tikus berpikir secara tikus dan manusia berpikir secara manusia, hanya manusia-tikus yang mampu membongkar misteri ini. Semua lubang di seluruh rumah kami tutup rapat sepanjang yang kami temukan, namun tikus itu tetap masuk rumah. Rumah kami dikelilingi kebun kosong yang luas milik tetangga. Kami menduga tikus itu adalah tikus cukup besar dan bulunya hitam legam. Kutipan tersebut mengenalkan masalah yang dialami tokoh, yakni dengan menggambarkan banyaknya tikus di dalam rumah mereka. c. Komplikasi Puncak Konflik Komplikasi atau puncak konflik adalah bagian cerpen yang menceritakan puncak masalah yang dialami tokoh utama. Masalah itu tentu saja tidak dikehendaki oleh sang tokoh. Bagian ini pula yang paling menegangkan dan memunculkan rasa penasaran pembaca tentang cara sang tokoh di dalam menyelesaikan masalahnya bisa terjawab. Dalam bagian ini, sang tokoh menghadapi dan menyelesaikan masalah itu, kemudian timbul konsekuensi atau akibat-akibat tertentu yang meredakan masalah sebelumnya. Kutipan “Mah, cepat ambil pukul besinya.” Istri saya mengambil pukul besi di dapur dan diberikan kepada saya. Ketika mau saya hantam kepalanya, istri saya melarang sambil berteriak. “Tunggu dulu! Pukul besinya dibungkus koran dulu. Kepala tikus juga dibungkus koran. Darahnya bisa enggak ke mana-mana!” Begitu jengkelnya saya kepada istri yang tidak pernah belajar bahwa tikus yang meronta-ronta itu bisa lepas lagi. “Cepat sana. Cari koran!” bentakku jengkel. “Kenapa sih marah-marah saja?” sahut istri saya dongkol juga. Saya diam saja, tetapi cukup tegang mengawasi tikus yang meronta-ronta semakin hebat itu. Kalau dulu berpengalaman lepas, tentu dia bisa lepas juga sekarang. Akhirnya tikus hitam itu saya hantam tiga kali pada kepalanya. Bangkainya dibuang bibi di tempat sampah. Kutipan tersebut merupakan komplikasi karena pada bagian itulah sang tokoh utama menyelesaikan permasalahannya, yakni dengan melakukan gerakan tangkap tikus bersama-sama istrinya. Pada bagian itu pula timbul ketegangan puncak antartokoh, termasuk implikasinya pada pembaca yang turut terlibat emosi dan rasa penasarannya. Kemudian, hal tersebut terjawab, yakni dengan terkalahkannya tikus-tikus pembawa masalah mereka itu. d. Evaluasi Evaluasi adalah bagian yang menyatakan komentar pengarang atas peristiwa puncak yang telah diceritakannya. Komentar yang dimaksud dapat dinyatakan langsung oleh pengarang atau diwakili oleh tokoh tertentu. Pada bagian ini alur ataupun konflik cerita agak mengendur, tetapi pembaca tetap menunggu implikasi ataupun konflik selanjutnya, sebagai akhir dari ceritanya. Kutipan Beberapa hari setelah itu istri saya mulai kendur ketegangannya. Kalau saya lupa menutup kopi, biasanya dia marah-marah kalau bekas kopi susu itu dijilati tikus, tetapi sekarang tidak mendengar lagi sewotnya. Begitulah kedamaian rumah kami mulai nampak, sampai pada suatu pagi istri saya mendengar sayup-sayup cicit-cicit bunyi bayi tikus! Inilah gejala perang baratayuda akan dimulai lagi di rumah kami. Penggalan cerita di atas merupakan akibat atau implikasi dari peristiwa puncak. Sang istri tokoh utama tidak tegang lagi dengan ulah-ulah tikus itu, kedamaian di rumahnya pun mulai mereka rasakan walaupun itu bukan yang terakhir karena masih ada masalah lain yang tersisa, yakni yang disebut dengan perang Baratayuda, pencarian habis-habisan terhadap sisa-sisa dan sarang-sarang tikus. e. Resolusi Resolusi merupakan tahap penyelesaian akhir dari seluruh rangkaian cerita. Bedanya dengan komplikasi, pada bagian ini ketegangan sudah lebih mereda. Dapat dikatakan pada bagian ini hanya terdapat masalah-masalah kecil yang tersisa yang perlu mendapat penyelesaian. Kutipan Istri saya bergidik menyaksikan bayi-bayi tikus merah itu. “Bunuh dan buang ke tempat sampah, Mang” kata istri saya. “Ah, jangan Bu, mau saya bawa pulang.” “Mau memelihara tikus?” tanya istri saya heran. “Ah ya tidak Bu. Bayi-bayi tikus ini dapat dijadikan obat kuat,” jawab Mang Maman sambil meringis. “Obat kuat? Bagaimana memakannya?” “Ya ditelan begitu saja. Bisa juga dicelupkan ke kecap lebih dulu.” Setelah memberi upah sepuluh ribu rupiah, istri saya masih terbengong-bengong menyaksikan Mang Maman memasukkan keempat bayi tikus itu ke kedua kantong celananya, sedangkan yang seekor dijinjing dengan jari dan dilemparkan ke gerobak sampahnya. Kutipan tersebut menceritakan penyelesaian masalah, sebagai akhir dari konflik utama, tidak lagi ada ketegangan di dalamnya. Semua masalah pun dianggap tuntas dengan dimasukkannya anak-anak tikus ke dalam kantong celana Mang Maman dan sebagiannya lagi dibuang ke gerobak sampah dengan entengnya. f. Koda Koda merupakan komentar akhir terhadap keseluruhan isi cerita. Bagian ini dapat juga diisi dengan simpulan tentang hal-hal yang dialami tokoh utama. Kutipan Tikus-tikus tak terpisahkan dari hidup selalu mengikuti manusia dan memakan makanan manusia juga. Meskipun bagi sementara orang, terutama perempuan, tikus-tikus amat menjijikkan, mereka sulit dimusnahkan. Perang melawan tikus ini tidak akan pernah berakhir. Saya masih menunggu, pada suatu hari istri saya akan terdengar teriakannya lagi oleh penampakan tikus-tikus yang baru. Dalam penggalan cerita tersebut, pengarangnya mengomentari bahwa perang manusia melawan tikus tidak akan pernah berakhir. Tikus-tikus tetap akan menguntit manusia selama makanannya itu tetap ada, tidak terkecuali pada istrinya yang pada saat-saat tertentu akan merasa terancam lagi oleh penampakan tikus-tikus baru lainnya. Bagian-bagian cerita pendek itu merupakan bentuk struktur umum. Artinya sangat mungkin keberadaan cerpen-cerpen lainnya tidak memiliki struktur seperti itu. Hal ini terkait dengan kreativitas dan kebebasan yang dimiliki oleh setiap pengarang dalam berkarya. Nah, kebebasan itu biasa disebut sebagai Licentia Poetica. Baca Juga Contoh Teks Eksplanasi berdasarkan Strukturnya Itu semua adalah gambaran dalam menganalisis sebuah cerpen. Ada banyak struktur dalam cerpen yang kalau kita urutkan, bisa kita pahami cara pengarang dalam membuat sebuah tulisan cerita yang menarik dan imajinatif. Bagaimana? Sekarang kamu sudah paham kan apa itu cerpen dan bagaimana cara menganalisis contoh cerpen berdasarkan strukturnya? Sebenarnya masih banyak lho, teknik-teknik yang bisa digunakan dalam menganalisis sebuah cerpen. Kalau kamu ingin jago membuat cerpen yang menarik dan disenangi banyak pembaca, mulailah memahaminya dan mulailah menulis. So, untuk mendapatkan banyak pengetahuan tentang cerpen, selain dari guru di sekolahmu, kamu juga bisa menonton video belajar di ruangbelajar. Setelah itu, kamu bisa konsultasikan deh, ke gurumu! Jadi, selamat belajar dan menulis cerpen! Referensi Suherli dkk. 2017. Bahasa Indonesia untuk SMA/MA Kelas 11. Jakarta Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Artikel ini telah diperbarui pada 15 November 2022. Skripsiini berjudul ―Analisis Struktural Cerpen Larilah Melos dalam Kumpulan Cerpen Karya Dazai Osamu‖. Latar belakang penulis memilih judul ini karena dalam cerita karakter tokoh utama digambarkan secara kuat, yaitu memiliki sifat yang pemberani, optimis dan pantang menyerah serta rela mengorbankan nyawanya untuk sebuah kebenaran, alur
Tema dalam sebuah cerita menjadi penentu pertama sebuah cerita dalam cerpen dan novel. Apa itu tema dan bagaimana cara menentukan tema? Nah, mari kita ulas dalam artikel ini mulai dari pengertian tema menurut para ahli dan penjelasan detailnya. Pernah membaca sebuah karya sastra dan mendapati suatu konsep sentral? Maka konsep sentral inilah yang sering disebut dengan istilah tema pada karya sastra. Tidak ada karya sastra yang tidak memiliki tema, sebab tema inilah yang menjadi gagasan utama penulis yang kemudian dikembangkan ke dalam tulisannya. Gagasan ini dikembangkan penulis dengan banyak maksud, misalnya untuk berbagi informasi, fakta, maupun opini. Lalu, apa sebenarnya tema? Sebab, selain diartikan sebagai konsep sentral. Tema sendiri sering disamakan dengan judul dan disamakan juga dengan topik. Jika mengalami masalah serupa dimana susah membedakan mana yang tema dan mana yang judul, maka bisa menyimak ulasan berikut ini. Daftar Isi Artikel 1Apa Itu Tema?Pengertian Tema Menurut Para AhliA. Tarigan B. AminudinC. Rusyana D. Nurgiyantoro E. Roberts Perbedaan Tema dan JudulCara Menentukan Tema yang Menarik dan Tepat1. Menentukan Tema yang Diminati 2. Mencari Tema yang Dikuasai dengan Baik 3. Memilih Tema yang Menarik 4. Mengembangkan Imajinasi dan Kreativitas5. Mengangkat Kisah Nyata 6. Mencari Inspirasi dari Film dan Lagu 7. Pilih Tema yang Bahannya Bisa Didapatkan Contoh Tema Cerpen yang Menarik1. Tema Tersesat di Jalan 2. Tema Sampah Contoh Tema Novel yang Menarik1. Tema Balas Dendam 2. Tema Percintaan Apa Itu Tema? Hal pertama yang perlu dibahas adalah pengertian tema. Secara etimologi atau asal kata, tema ini diambil dari bahasa Yunani. Yakni dari kata tithenai yang memiliki arti menempatkan atau meletakan. Kemudian secara umum, tema ini adalah pokok pikiran dari suatu karya sastra. Pokok pikiran ini menjadi inti pembahasan yang kemudian disampaikan secara mendalam oleh seorang penulis. Tema dalam karya sastra kemudian termasuk ke dalam unsur intrinsik. Bagi penulis, menentukan tema akan membantu cara menentukan apa yang akan ditulis dalam karyanya. Sekaligus bisa tahu bagaimana menjelaskan suatu tema agar mudah dipahami oleh para pembaca. Sedangkan bagi pembaca, keberadaan tema membantu mereka untuk mengetahui apa yang ingin disampaikan oleh penulis lewat karyanya. Sehingga bisa memetik manfaat, informasi, ilmu pengetahuan, dan lain sebagainya usai membaca karya sastra. Pengertian Tema Menurut Para Ahli Supaya lebih mudah lagi untuk memahami pengertian tema, maka berikut merupakan pendapat para ahli yang menyampaikan pengertian dari tema A. Tarigan Pendapat yang pertama disampaikan oleh Tarigan. Menurut beliau, tema adalah pandangan hidup yang tertentu atau perasaan tertentu mengenai kehidupan atau rangkaian nilai-nilai tertentu yang membentuk atau membangun dasar atau gagasan utama dari suatu karya sastra. Apa kendalamu saat menulis buku? B. Aminudin Pendapat kedua disampaikan oleh Aminudin yang menjelaskan bahwa tema adalah ide yang mendasari suatu cerita sehingga berperan juga sebagai pangkal tolak pengarang dalam memaparkan karya fiksi yang diciptanya. C. Rusyana Berikutnya ada pendapat dari Rusyana dan dijelaskan bahwa tema adalah dasar atau makna sebuah cerita, tema adalah pandangan hidup tertentu atau perasaan tertentu yang membentuk atau membangun dasar gagasan utama suatu karya sastra, dan semua fiksi harus mempunyai dasar atau tema yang merupakan sasaran tujuan. D. Nurgiyantoro Pendapat selanjutnya disampaikan oleh Nurgiyantoro, dijelaskan bahwa pengertian tema adalah gagasan dasar yang menopang karya sastra dan yang terkandung di dalam teks sebagai struktur semantik serta menyangkut persamaan atau perbedaan. E. Roberts Pendapat yang terakhir disampaikan oleh Roberts, disampaikan bahwa tema merupakan sikap penulis terhadap karya, pembaca, dan kehidupan. Disebut sebagai sikap karena dalam hal tema, penulis bisa menyampaikannya sesuai dengan keinginan dan kebutuhan penulis itu sendiri. Panduan Expert Menulis Novel Sampai Terbit penulis sudah unduh dan baca e-book Panduan Menulis Novel ini! Melalui sejumlah pendapat para ahli tersebut maka bisa ditarik kesimpulan mengenai pengertian tema. Tema adalah ide pokok atau gagasan utama yang menjadi inti pembahasan atau inti permasalahan yang ingin disampaikan oleh penulis. Setiap karya sastra seperti yang disampaikan sebelumnya sangat membutuhkan tema, dan ditentukan di awal bahkan jauh sebelum menyusun kerangka karangan. Setelah tema ditentukan baru kemudian menyusun topik. Pada tahap akhir, ketika naskah karya sudah diselesaikan maka baru dibuat judul. Perbedaan Tema dan Judul Bagi beberapa orang, yang pada saat membahas mengenai tema kemudian juga judul maka sering sekali salah mengartikan keduanya. Keduanya sama-sama unsur intrinsik dari karya sastra dan sekilas memang tampak sama, padahal sebenarnya berbeda. Tema merupakan ide utama yang kemudian dikembangkan dengan mengangkat sejumlah topik untuk memperdalam pembahasan. Sementara judul, adalah presentasi isi dari karya sastra sehingga di dalamnya juga diselipkan tema. Setiap judul dijamin mengandung tema, sehingga pembaca ketika membaca bagian judul sudah langsung tahu tema dari karya sastra tersebut apa. Sehingga tema perlu ditentukan di awal dan jika tulisan sudah selesai baru kemudian menyusun judul yang diselipkan tema di dalamnya. Tema sifatnya spesifik dan menggunakan kata yang sederhana dan terbatas, misalnya terdiri dari dua kata saja atau mungkin lebih sedikit. Sementara judul meskipun sama-sama dibuat singkat, padat, dan jelas. Judul juga perlu dibuat menarik. Judul yang menarik dan mengandung tema menjadi magnet bagi siapa saja untuk menjadi pembaca. Oleh sebab itu penyusunan judul harus disesuaikan dengan tema dan isi pembahasan pada karya. Baca juga Cara Menulis Cerita di Wattpad Cara Menentukan Tema yang Menarik dan Tepat Tema yang secara sederhana bisa diartikan sebagai ide pokok yang menjadi sumber cerita. Kemudian perlu ditentukan dengan baik dan benar, tidak sedikit penulis yang kebingungan atau kesulitan menentukan tema. Keliru dalam menentukan tema bisa membuat tulisan yang akan dibuat susah untuk diselesaikan. Bisa karena minim bahan, baru menyadari di belakang bahwa tema yang dipilih tidak atau belum dikuasai, dan sebagainya. Menghindari kesalahan dalam menentukan tema, maka selain memahami pengertian tema sebagaimana yang dijelaskan sebelumnya. Juga perlu menerapkan beberapa cara berikut ini 1. Menentukan Tema yang Diminati Membuat sebuah karya sastra dari nol tentu dihadapkan dengan banyak tantangan. Mulai dari bagaimana memulai tulisan, dimana bisa mendapat referensi atau data, dan lain sebagainya. Supaya lebih mudah untuk menentukan tema dan kemudian mudah juga untuk dikembangkan. Maka utamakan tema yang memang diminati, kenali dulu minat yang dimiliki. Misalnya, ada minat untuk membahas tentang masalah politik. Kebetulan referensinya juga bisa didapatkan dengan mudah sekaligus punya ilmu dasar tentang politik. Maka tema ini bisa dijadikan pilihan karena jika sudah diminati maka akan lebih mudah untuk dikembangkan menjadi tulisan tebal dan bermutu. 2. Mencari Tema yang Dikuasai dengan Baik Menentukan tema sebaiknya juga mencari yang dikuasai, sebab tema ini nantinya akan dikembangkan menjadi tulisan yang pembahasannya kompleks. Bisa dibayangkan jika harus menulis sesuatu yang tidak dikuasai sama sekali? Atau mungkin harus menulis sesuatu yang baru dipahami sedikit? Maka pembahasannya bisa sangat terbatas dan tidak maksimal. Maka menentukan tema tulisan idealnya perlu disesuaikan dengan bidang yang dikuasai atau masalah yang dikuasai. 3. Memilih Tema yang Menarik Cara ketiga yang bisa dilakukan untuk menentukan tema tulisan adalah memilih tema yang sekiranya menarik. Tema yang sedang hits atau banyak dibicarakan menjadi prioritas, baik untuk tulisan ilmiah maupun non ilmiah. Tema yang menarik biasanya mampu menjadi magnet bagi siapa saja untuk membaca tulisan yang dibuat. Jika menyusun cerpen, maka tema yang menarik membantu naskah diterima dengan lebih mudah oleh tim redaksi media publikasi. Sehingga penulis sebaiknya rutin update informasi terkini, sebab bisa jadi isu-isu terkini akan berhubungan dengan bidang yang dikuasai. Hal ini nantinya membuat tema yang bisa dipilih lebih beragam, dan bisa produktif lagi dalam menghasilkan karya. 4. Mengembangkan Imajinasi dan Kreativitas Tema untuk tulisan fiksi atau non ilmiah sifatnya bebas, tidak membutuhkan data pendukung yang sifatnya valid. Khususnya untuk tema yang mengarah ke daya imajinasi penulisnya. Seperti novel Harry Potter yang menceritakan latar tempat hasil imajinasi atau tidak nyata. Sehingga untuk mendapatkan tema seorang penulis bisa berimajinasi dan memaksimalkan kreativitas. 5. Mengangkat Kisah Nyata Tema tulisan juga bisa didapatkan dengan mengangkat kisah nyata, bisa mengangkat pengalaman pribadi maupun pengalaman orang sekitar. Kisah nyata yang menarik entah itu sifatnya inspiratif, misteri, horor, dan sebagainya bisa dijadikan pilihan. 6. Mencari Inspirasi dari Film dan Lagu Tema tulisan juga bisa didapatkan dengan mencari inspirasi dari film dan lagu. Misalnya pada film, ada tokoh utama yang menghadapi masalh kemudian ada tokoh lain yang juga punya masalah. Masalah dari tokoh lain ini kemudian bisa dijadikan tema dan dikembangkan menjadi tulisan yang menarik. Sedangkan jika dalam lagu, bisa mencoba mencari liriknya dan mencari kata-kata yang bisa memberi ide tema. 7. Pilih Tema yang Bahannya Bisa Didapatkan Tidak kalah penting, adalah menentukan tema yang bahannya bisa dengan mudah didapatkan. Sebab beberapa penulis cenderung perfeksionis, mencoba untuk mengangkat tema yang rumit untuk menarik pembaca. Namun, seiring berjalannya waktu baru sadar referensi untuk tema tersebut masih sangat sedikit. Efeknya tulisan tidak bisa segera diselesaikan dan bisa jadi justru berhenti total di tengah jalan. Maka pilih tema yang sekiranya menarik dan referensinya juga tersedia. Supaya saat mengembangkannya tidak merasa sesak nafas dan terseok-seok. Contoh Tema Cerpen yang Menarik Sebagai referensi untuk bisa mendapatkan tema-tema yang menarik, maka perlu banyak membaca. Semakin banyak tulisan yang dibaca maka biasanya akan semakin mudah mendapatkan ide dan inspirasi. Apabila berencana menulis cerpen atau cerita pendek, maka bisa memilih tema-tema yang sederhana dengan konflik yang tidak begitu kompleks. Berikut beberapa contohnya 1. Tema Tersesat di Jalan Cerpen dengan tema tersesat di jalan bisa menceritakan tokoh utama yang hendak mendatangi pesta pernikahan teman. Ternyata dirinya tersesat di jalan dan kemudian ditolong oleh orang. Orang inilah yang kemudian menjadi teman hidup si tokoh utama. 2. Tema Sampah Cerpen dengan tema sampah bisa menceritakan kehidupan tokoh utama yang mencari nafkah sebagai pemulung sampah. Penulis bisa menceritakan perjuangannya memilah sampah atau karena masalah lainnya. Contoh Tema Novel yang Menarik Khusus untuk novel, pada dasarnya tidak masalah memilih tema sederhana dan realistis dengan kehidupan atau kegiatan sehari-hari. Hanya saja pada saat dijelaskan alur ceritanya maka dibuat kompleks dengan penokohan yang lebih beragam dengan keterlibatan yang kompleks. Berikut merupakan beberapa contoh tema untuk novel yang cukup menarik dan bisa menjadi inspirasi 1. Tema Balas Dendam Balas dendam adalah tema yang juga banyak dipilih untuk membangun novel. Mulailah menceritakan tokoh jahat yang membunuh ayah dari tokoh utama. Kemudian bisa diceritakan perjuangan si anak mencari pelaku dan menyusun strategi membalaskan kematian sang ayah. 2. Tema Percintaan Tema percintaan adalah tema yang dipilih sejuta penulis, bisa dibuat masalah yang unik dan menarik. Misalnya tema percintaan antara dua sahabat yang terhalang oleh restu orangtua karena berbeda keyakinan. Tema merupakan kunci utama untuk bisa membangun cerita yang menarik dan berkualitas. Penentuan tema sebaiknya dilakukan dengan teliti untuk bisa mendapatkan tema yang berkualitas dan mudah untuk dikembangkan. Beberapa contoh tema yang sudah disebutkan bisa menjadi sumber tema tulisan yang akan disusun. Baca juga artikel penting lainnya dari Penerbit Buku Bukunesia Anatomi BukuCara Mengatasi Kebuntuan IdeTarget Pembaca adalah
Ыбንрεбιхеር եщуԽቧитι брикօլι псላψቁνазвуዠμխвевр ዤтрэρէሆըዢθԷኢо исвፐፁуզևլ иглыхիм
Ξощեчоփል θЕշуվусጄ сተ κሥሞи չийеኆУжէзዴ епሃшኣπօኔоሧ
Уጋувօту իщ εбևጧадօИжጸρ ωሄ ጣОሌաста аሯαкоξեврοΕсрዶջеղሼ μ
Ռаклоπу ециγուнтօքУኖዛсатоη дՀудէμусвиր одрοኤθβупаШωጲа ቁըς
Liputan6com, Jakarta Unsur ekstrinsik adalah unsur yang berada di luar karya sastra, tapi secara tidak langsung memengaruhi karya tersebut. Cerpen merupakan salah satu karya sastra yang di dalamnya mengandung unsur ekstrinsik dan intrinsik. Cerpen adalah kependekan dari cerita pendek, biasanya tidak lebih dari 10 ribu kata. Oleh karena itu, cerpen merupakan cerita yang bisa dibaca dalam kurun
- Cerita pendek cerpen merupakan salah satu bentuk dari karya sastra. Cerpen juga merupakan prosa fiksi yang menceritakan suatu peristiwa istimewa yang dialami oleh tokoh utamanya. Cerpen dianggap lebih sederhana dibandingkan dengan novel. Hal ini disebabkan jalan ceritanya lebih singkat dan tidak serumit novel. Biasanya cerpen akan berakhir di klimaks yang singkat. Penulisannya juga lebih padat sehingga mudah dimengerti oleh pembacanya. Pengertian Cerita Pendek Sebagaimana dicatat Khotimatul Husna dalam buku Menulis Itu Mudah Panduan Praktis Menjadi Penulis Handal 2010142, Sumardjo mengungkapkan bahwa cerita pendek adalah seni, keterampilan menyajikan cerita, yang di dalamnya merupakan satu kesatuan bentuk utuh, menunggal, dan tidak ada bagian-bagian yang tidak perlu, tetapi juga ada bagian yang terlalu banyak. Berdasarkan pendapat tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengertian cerpen adalah cerita fiksi rekaan yang mengisahkan tokoh dan karakternya serta memiliki cakupan ide yang tunggal. Ciri-Ciri Cerita Pendek Sri Sutarni dalam buku Bahasa Indonesia 1 SMA Kelas X 200820 menyatakan, ada beberapa hal yang menjadi ciri-ciri sebuah cerpen. Salah satunya adalah unsur instrinsik. Unsur instrinsik ini dibagi menjadi beberapa bagian Tema Cerpen Tema merupakan pokok cerita atau ide pokok yang mendasari cerita. Tema cerpen umumnya berkaitan dengan kehidupan manusia sehari-hari. Hal ini membuat sebuah cerpen menarik untuk dibaca. Sudut Pandang Cerpen Sudut pandang dalam cerpen berkaitan dengan cara penulis menyampaikan karyanya. Biasanya dapat dilihat dari cara penulis menggunakan kata ganti orang pertama atau dia menjadi pengamat di luar cerpen dengan menggunakan kata ganti orang ketiga. Tokoh dan Penokohan Cerpen Tokoh dan penokohan merupakan dua hal yang menjadi penggerak dalam sebuah cerpen. Tokoh merupakan pelaku, sementara penokohan adalah penilaian karakter terhadap pelaku tersebut. Latar Cerpen Latar cerpen tidak hanya berkaitan dengan tempat di mana peristiwa dalam cerpen terjadi. Akan tetapi juga berkaitan dengan waktu dan suasana. Alur Cerpen Rangkaian peristiwa dalam cerpen dinamakan alur. Alur ini juga dibedakan lagi menjadi tiga, yaitu alur maju, mundur, dan alur campuran. Amanat Cerpen Sebuah cerpen bukan hanya memiliki tujuan sekadar untuk menghibur. Cerpen juga membawa pesan moral. Pesan moral ini dinamakan sebagai amanat cerpen, sehingga membuat cerpen menjadi lebih bermanfaat bagi pembacanya. Baca juga Apa Itu "Amanat" dalam Cerpen, Novel, Pantun Penjelasan & Contoh Mengenal Sudut Pandang Orang Pertama-Ketiga dalam Novel & Cerpen Apa Itu Tokoh & Penokohan dalam Cerpen, Drama dan Novel? - Pendidikan Kontributor Abraham WilliamPenulis Abraham WilliamEditor Alexander Haryanto
pahamicara menulis cerpen yang baik. (sumber: pexels) Jika kamu tertarik untuk menulis cerpen, gunakan tips di bawah ini untuk membuat cerpen yang baik. 1. Sisihkan waktu 10-20 jam. Waktu 10 hingga 20 jam adalah akumulasi waktu yang bisa kamu gunakan untuk menghasilkan karya cerpen, mulai dari penemuan ide hingga penyusunan tulisan.

Apa sih pengertian cerpen itu? – Kamu suka membaca cerpen? Cerita pendek pastinya sudah familiar sejak kita duduk di bangku sekolah dasar. Beragam cerita pernah kita baca di buku, majalah atau tabloid, namun apakah kamu tau apa sih perbedaan cerpen dengan cerita-cerita lainnya?. Bagi kamu yang ingin menulis cerpen, wajib menyimak pengertian tentang cerpen berikut ini. Pengertian Cerpen Cerita PendekPengertian Cerpen menurut para ahli1. Menurut KBBI2. Menurut Nugroho Notosusanto Dalam Tarigan3. Menurut Badudu4. Menurut Sumardjo5. Menurut Hendy6. Menurut Badudu7. Menurut Aoh. Menurut Jassin9. Menurut Saini10. Menurut A. Bakar HamidStruktur Cerpen1. Abstrak2. Orientasi3. Komplikasi4. Evaluasi5. Resolusi6. KodaFungsi Cerpen1. Fungsi Rekreatif2. Fungsi Estetis3. Fungsi Didaktif4. Fungsi Moralitaas5. Fungsi ReligiusitasCiri-Ciri CerpenJenis-jenis Cerpen Cerita Pendek1. Cerpen Pendek2. Cerpen Sedang3. Cerpen PanjangUnsur Intrinsik Cerpen1. Tema2. Alur atau Plot3. Setting4. Tokoh5. Watak6. Sudut pandang atau point of view7. AmanatUnsur Ekstrinsik CerpenKaidah Kebahasaan CerpenContoh cerpen beserta unsur intrinsiknyaUnsur intrinsik yang terdapat pada cerpen diatas adalah sebagai berikut Apakah pengertian dari cerpen?Apa itu unsur unsur cerpen?Apa saja jenis jenis cerpen?Apa saja unsur intrinsik cerpen?Apa saja ciri ciri dari cerpen? Pengertian Cerpen Cerita Pendek Seperti yang diketahui, cerpen merupakan suatu karya sastra dalam bentuk tulisan yang mengisahkan tentang sebuah cerita fiksi lalu dikemas secara pendek, jelas dan ringkas. Cerpen biasanya hanya mengisahkan cerita pendek tentang permasalahan yang dialami satu tokoh saja. Cerpen juga bisa disebut sebagai fiksi prosa karena cerita yang disuguhkan hanya berfokus pada satu konflik permasalahan yang dialami oleh tokoh mulai dari pengenalah karakter hingga penyelesaian permasalahan yang dialami oleh tokoh. Cerpen juga terdiri tidak lebih dari kata saja. Cerpen merupakan singkatan dari cerita pendek. Saat membaca cerpen biasanya sangat cepat selesai. Selain itu, isi pada cerpen juga sangat mudah dipahami karena ceritanya yang relatif pendek. Oleh karena itu banyak orang yang suka dengan cerita yang singkat dan tidak rumit seperti pada cerpen. Pada umumnya, permasalahan yang dikisahkan pada cerpen tidak terlalu rumit. Maka dari itu jumlah kata pada cerpen juga dibatasi. Biasanya cerpen terdiri dari berbagai kisah seperti genre percintaan, kasih sayang, jenaka, dan lain-lain. Pada cerpen juga mengandung pesan dan amanat untuk para pembaca, sehingga bukan hanya terhibur saja kita bisa menerapkan setiap pesan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Pengertian Cerpen menurut para ahli Berikut inilah beberapa pengertian cerpen menurut para ahli 1. Menurut KBBI Cerpen merupakan cerita pendek yang berisi tentang kisah cerita yang berisi tidak lebih dari 10 ribu kata. Pada umumnya cerita pada cerpen bisa memberikan kesan dominan dan berkonsentrasi pada permasalahan satu tokoh. Menurutnya dalam cerpen tidak ada cerita hingga 100 halaman. 2. Menurut Nugroho Notosusanto Dalam Tarigan Menurut Nugroho Notosusanto cerpen adalah kisah cerita pendek yang dibuat dalam jumlah kata mulai dari 5000 kata beserta memperkirakan 17 pp kuarto spasi ganda. Selain itu kisah pada cerpen hanya berpusat pada dirinya sendiri yang berarti hanya pada satu tokoh saja. 3. Menurut Badudu Menurut Badudu cerpen adalah cerita pendek yang yang berfokus dan berkonsentrasi pada satu peristiwa kejadian. Pada peristiwa kejadian tersebut hanya mengisahkan satu tokoh cerita saja. 4. Menurut Sumardjo Menurutnya cerpen adalah kisah cerita yang tidak benar-benar terjadi di dunia nyata. Namun cerita tersebut bisa terjadi dimana dan kapan saja bahkan di dunia nyata dan ceritanya relatif singkat dan pendek. 5. Menurut Hendy Menurut Hendy, cerpen merupakan cerita pendek yang ditulis secara singkat dan pendek. Tulisan pada cerpen tidak diceritakan terlalu panjang serta berisi tentang kisah narasi tunggal. 6. Menurut Badudu Menurut Badudu cerpen adalah suatu karya cerita yang berpusat pada satu peristiwa kejadian yang dialami oleh satu tokoh saja. Kisah yang terjadi pada cerpen terjadi karena peristiwa yang menumbuhkan peristiwa tersebut. 7. Menurut Aoh. Menurut Aoh. cerpen merupakan prosa pendek dimana kisah ceritanya ditulis secara fiksi dan fantasi. 8. Menurut Jassin Cerpen merupakan sebuah cerita pendek yang memiliki bagian dimana terdapat struktur yang lengkap mulai dari perkenalan, permasalahan dan penyelesaian dari masalah tersebut. 9. Menurut Saini Menurut Saini cerpen merupakan sebuah cerita pendek yang bersifat fiksi dan tidak terjadi di dunia nyata akan tetapi dapat terjadi kapan saja serta dimana saja dalam kisah cerita yang relatif singkat dan jelas. 10. Menurut A. Bakar Hamid Menurut Hamid cerpen merupakan cerita pendek yang memiliki ciri-ciri seperti jumlah kata yang sedikit antara 500 hingga kata dalam satu cerpen serta hanya memiliki satu karakter tokoh saja. Baca juga Pengertian Puisi dan Jenis-jenisnya Demikianlah pengertian cerpen yang telah dinyatakan oleh beberapa ahli, dari semua pengertian itu dapat disimpulkan bahwa cerpen adalah salah satu karya sastra yang berupa cerita pendek yang umumnya berisi tentang cerita fiksi atau fantasi. Setelah membahas pengertian cerpen, maka pembahasan selanjutnya adalah struktur cerpen. pixabay Pada cerpen biasanya terdiri beberapa struktur yang diperlukan seperti elemen dasar dan tambahan abstrak. Struktur tersebut sangat diperlukan ketika menyusun sebuah cerpen. Berikut inilah beberapa elemen dasar untuk membangun sebuah cerpen 1. Abstrak Abstrak merupakan pemaparan gambaran awal dari cerita yang dikisahkan. Pada cerpen abstrak biasanya digunakan sebagai pelengkap cerita. Maka dari itu abstrak bersifat opsional atau bisa jadi tidak ada pada cerpen tersebut. 2. Orientasi Pada orientasi cerpen biasanya menjelaskan tentang latar cerita seperti waktu, suasana, tempat/lokasi yang digunakan dalam penggambaran cerita cerpen. 3. Komplikasi Komplikasi menjelaskan tentang struktur yang berkaitan dengan pemaparan awal suatu masalah yang dihadapi oleh tokoh. Watak dari tokoh juga dijelaskan pada bagian ini. Selain itu pada komplikasi juga menjelaskan urutan kejadian yang berhubungan dengan sebab akibat. 4. Evaluasi Pada bagian evaluasi ini terjadi konflik masalah yang semakin memuncak. Konflik mulai menuju bagian klimaks dan mendapatkan penyelesaian atas masalah yang terjadi. 5. Resolusi Resolusi merupakan bagian akhir permasalahan yang terjadi pada cerpen. Pada bagian ini terdapat penjelasan dari pengarang mengenai solusi permasalahan yang dialami tokoh. 6. Koda Koda merupakan nilai atau pesan moral yang terdapat pada sebuah cerpen yang disampaikan oleh penulis kepada para pembaca. Pesan moral yang disampaikan sesuai dengan jenis cerpen. 5 Buku Yang Membuatmu Lebih Mengerti Tentang Cerpen 1. Kreatif Menggambar dan Menulis Cerita Pendek Dalam menulis cerpen, terdapat beberapa aturan yang harus diikuti agar cerita yang disampaikan tidak terkesan terpotong atau tergesa-gesa. Grameds dapat membaca buku Kreatif Menggambar dan Menulis Cerita Pendek oleh Nadia Salsabila Atmaja dalam memahami lebih dalam mengenai cara penulisan cerpen. 2. 13 Poin Menulis Cerita Pendek Dalam memahami cara penulisan cerpen yang baik, Grameds dapat membaca buku 13 Poin Menulis Cerita Pendek, Dijamin Bisa Menulis Cerpen Dalam Waktu Singkat! oleh ImperiaLJathee. 3. Di Tengah Kegelapan Inuvik KUMPULAN CERPEN 4. Kumpulan Cerpen Cinta dan Sosial Media 5. Easy and Fun with Cerpen-Gram Baca juga Cerpen yang Cocok Dibaca Saat Pulang Kantor Fungsi Cerpen Pada umumnya cerpen memiliki cerita yang sangat singkat dan jelas. Namun cerpen juga memiliki fungsi seperti karya sastra lainnya. Berikut inilah yang termasuk dalam fungsi cerpen 1. Fungsi Rekreatif Fungsi rekreatif yaitu sebagai sarana penghibur bagi para pembaca. 2. Fungsi Estetis Fungsi estetis yaitu sebagai nilai estetika atau keindahan yang ada pada cerpen sehingga memberikan kepuasan kepada pembaca. 3. Fungsi Didaktif Fungsi didaktif yaitu sebagai pemberi pelajaran atau pendidikan yang akan bermanfaat bagi para pembaca. 4. Fungsi Moralitaas Fungsi moralitas yaitu sebagai nilai moral berdasarkan isi cerita untuk mengetahui baik buruk yang disampaikan penulis kepada para pembaca. 5. Fungsi Religiusitas Fungsi religiusitas yaitu sebagai pemberi pelajaran yang religius yang nantinya bisa dijadikan sebagai contoh baik oleh pembaca. Meskipun cerpen hanya memiliki kisah cerita yang singkat, akan tetapi memiliki makna dan pengetahuan yang terkandung dalam sebuah cerpen. Biasanya cerpen memberikan nilai positif yang dapat diambil oleh pembacanya. Dengan begitu nilai positif tersebut dapat dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari. Ciri-Ciri Cerpen Supaya kamu lebih mengenal apa itu cerpen, maka bukan hanya sekadar mengetahui pengertian cerpen saja. Sebuah cerpen memiliki ciri-ciri tertentu yang khas dimana ciri-ciri ini nantinya akan digunakan sebagai pembeda dari karya sastra lainnya. Ciri-ciri cerpen sebagai berikut Pada umumnya cerpen bersifat fiktif atau berupa karangan dari penulis. Cerpen memiliki susunan kata yang tidak lebih dari sepuluh ribu kata. Saat membaca cerpen biasanya selesai dengan sekali duduk. Cerpen memiliki bentuk cerita yang sangat singkat. Cerpen memiliki diksi atau pilihan kata yang tidak rumit sehingga mudah dipahami oleh pembaca. Cerpen hanya memiliki alur cerita tunggal atau satu jalan cerita saja. Kisah cerita pada cerpen biasanya berasal dari peristiwa dalam kehidupan sehari-hari. Karakter tokoh pada cerpen sangat sederhana. Di akhir bagian biasanya terdapat pesan moral yang sangat mendalam sehingga membuat pembaca ikut merasakan kisah pada cerpen tersebut. Jenis-jenis Cerpen Cerita Pendek Dalam artikel ini, bukan hanya pengertian cerpen saja yang akan dijelaskan, tetapi jenis-jenis cerpen akan dijelaskan juga. Tidak selamanya semua cerita yang berukuran pendek dikategorikan dalam cerita pendek. Ada beberapa jenis dari cerita pendek / cerpen yang biasanya dibuat oleh penulis. Berikut ini berbagai jenis cerpen yang harus Anda ketahui 1. Cerpen Pendek Seperti yang kita ketahui, cerita pendek adalah jenis cerita yang kurang dari kata panjangnya. Jenis pertama dari cerpen adalah Cerpen Pendek. Dan seperti namanya, cerita pendek yang satu ini cenderung lebih pendek daripada jenis cerita pendek lainnya. Panjang kata dari Cerpen Pendek yaitu sekitar 500 hingga 700 kata. Karangan fiktif yang satu ini biasanya digunakan untuk menjelaskan sebuah kejadian dengan bahasa yang singkat, padat, menarik perhatian, dan efektif. Bagian pembuka biasanya sangat sedikit, sekitar 1 hingga 2 paragraf, lalu masuk ke bagian konflik inti. Bagian akhir juga biasanya lebih sedikit daripada jenis cerpen lainnya. 2. Cerpen Sedang Jenis cerita pendek atau cerpen yang kedua yaitu cerita pendek sedang / Cerpen Sedang. Cerita pendek Sedang biasanya memiliki panjang sekitar 700 hingga kata panjangnya. Cerpen sedang juga bisa ditemui dengan mudah pada buku-buku pelajaran sekolah karena dianggap efektif dan menarik perhatian. Cerpen Sedang sedikit lebih panjang daripada Cerpen Pendek. Sehingga bagian pembukaannya juga akan lebih panjang sedikit daripada cerpen pendek. Selain itu, penokohan dari tokoh yang diceritakan bisa dijabarkan dengan kalimat yang lebih jelas. Tak hanya itu, Cerpen Sedang biasanya digunakan untuk menjelaskan cerita dengan lebih mendetail. 3. Cerpen Panjang Jenis cerpen yang terakhir yaitu Cerpen Panjang. Cerpen yang satu ini biasanya dibuat dengan panjang sekitar kata atau lebih. Dan bahkan ada sebuah cerpen yang dibuat mendekati kata atau bahkan kata. Jenis cerpen yang satu ini memiliki ciri umum yang penuturannya yang santai. Karena penulis ingin menuturkan cerita yang lumayan panjang, biasanya bagian pembukaan dan penutupan cukup panjang pula. Proses memasuki bagian konflik juga lebih panjang dari biasanya, sehingga pembaca bisa lebih memahami cerita dengan lebih mendetail. Biasanya jenis cerita pendek yang satu ini jarang ditampilkan pada buku pelajaran karena cukup panjang. Selain terdapat beberapa jenis cerpen, Di dalam buu Kiat Menulis Cerita Pendek, dijelaskan mengenai setiap cerpen memiliki visi serta gaya penulisan yang berbeda, proses kreatifnya, dan masih banyak lagi. Jika Grameds tertarik, klik “beli sekarang” yang ada di bawah ini. Baca juga Pengertian Cerita Anak dan Unsur-unsurnya Unsur Intrinsik Cerpen Sebuah cerpen atau cerita pendek memiliki suatu unsur pembentuk yang harus ada di dalam cerpen itu sendiri. Unsur ini dinamakan dengan unsur intrinsik. Unsur intrinsik akan membangun kisah cerita yang ingin disampaikan oleh penulis. Berikut inilah beberapa unsur intrinsik 1. Tema Sebuah cerpen harus memiliki tema cerita. Hal ini karena tema menjadi unsur utama yang ingin disampaikan penulis pada kisah ceritanya. 2. Alur atau Plot Alur atau plot merupakan urutan peristiwa atau jalan cerita pada sebuah cerpen. Pada umumnya alur pada cerpen diawali dengan perkenalan, konflik masalah, lalu penyelesaian. Namun ada beberapa jenis alur cerita yaitu alur maju, alur mundur, dan alur campuran. 3. Setting Setting merupakan penjelasan mengenai latar atau tempat, waktu, dan suasana yang terjadi dalam cerpen tersebut. 4. Tokoh Tokoh merupakan pemeran yang diceritakan dalam sebuah cerpen. Tokoh terdiri dari pemeran utama dan pemeran pendukung. 5. Watak Watak merupakan gambaran sifat dari para pemeran. Watak terdiri dari tiga jenis yaitu protagonis baik, antagonis jahat dan netral. 6. Sudut pandang atau point of view Sudut pandang merupakan cara pandang pengarang saat menceritakan kisah pada sebuah cerpen. Sudut pandang dibagi menjadi dua bentuk yaitu sudut pandang orang pertama yang terdiri dari pelaku utama “aku” merupakan tokoh utama dan pelaku sampingan “aku menceritakan orang lain. Sedangkan sudut pandang orang ketiga terdiri dari serba tahu “dia” menjadi tokoh utama dan pengamat “dia” menceritakan orang lain. 7. Amanat Amanat merupakan pesan moral atau pelajaran yang disampaikan oleh penulis kepada pembaca. Pesan moral yang disampaikan biasanya dalam bentuk tersirat maupun tersurat. Bukan hanya penulis cerita pendek saja yang memiliki unsur-unsur tersebut, penulisan karya lain juga memerlukan aturan-aturan di dalamnya. Oleh sebab itu sangat penting bagi penulis untuk memahami tips-tips yang dapat mempermudahnya dalam membuat sebuah karya tulis. Buku Kumpulan Tips Menulis oleh Rasibook berisikan tips dalam menulis, cara mencari ide, dan masih banyak lagi. Baca juga Kumpulan Cerita Pendek Untuk Anak Unsur Ekstrinsik Cerpen Pada sebuah cerpen seringkali terdapat penambahan peristiwa yang terjadi di sebuah lingkungan. Hal tersebut dinamakan dengan unsur ekstrinsik atau unsur yang berasal dari luar untuk membangun sebuah cerpen. Dengan adanya unsur ekstrinsik, maka cerpen yang dibaca menjadi lebih menyentuh perasaan. Berikut inilah beberapa unsur ekstrinsik pada sebuah cerpen Terdapat latar belakang dari pengarang. Biasanya latar belakang pada kisah cerpen berasal dari pengalaman pribadi pengarangnya. Namun tak jarang jika pengarang mengambil cerita dari kisah orang lain. Terdapat latar belakang dari masyarakat. Latar belakang dari masyarakat ini akan membantu berlangsungnya jalan cerita. Biasanya juga mempengaruhi isi ceritanya juga. Terdapat biografi yang memaparkan biodata, riwayat hidup dan pengalaman secara menyeluruh dan lengkap dari pengarangnya. Terdapat aliran sastra yang mempengaruhi gaya bahasa yang digunakan oleh penulis saat menyampaikan ceritanya. Terdapat kondisi psikologis berupa keadaan senang, sedih, suka dan duka yang mempengaruhi mood penulis saat membuat sebuah cerita pendek. Artikel Terkait Cerpen Pengertian Cerpen Ciri-ciri Cerpen Cara Membuat Cerpen Contoh-contoh Cerpen Contoh Cerita Non Fiksi Kumpulan Buku Cerpen Buku Terkait Cerpen Buku Cerpen Buku Cerita Dongeng Anak Buku Cerita Anak Buku Cerita Bergambar Buku Puisi Buku Quotes Kaidah Kebahasaan Cerpen Cerpen memiliki ciri-ciri kebahasaan yang dapat dilihat melalui pemilihan gaya bahasa dan diksi yang digunakan. Pada cerpen umumnya penulis menggunakan pendeskripsian fisik tokoh secara kuat. Hal ini akan membantu menggambarkan suasana yang tepat dan sesuai dengan ceritanya. Pada cerpen juga menggunakan frasa adverbial atau kata keterangan yang membantu menunjukan latar tempat atau waktu seperti di pagi hari, sore hari atau di sebuah tempat pada peristiwa kejadian. Selain itu juga harus menerapkan penggunaan kalimat langsung dan tak langsung atau berupa dialog. Cerpen juga identik dengan penggunaan kata-kata kiasan atau konotatif untuk menambah kesan keestetikan sehingga akan menambah nilai kepuasan para pembaca. Selain itu juga menggunakan kalimat informal maupun semi formal sesuai dengan peristiwa kejadian. Contoh cerpen beserta unsur intrinsiknya Dalam menulis sebuah cerpen yang baik, kamu bisa menjadikan cerpen lain sebagai referensi baik dalam cara atau gaya penulisan, alur, dan masih banyak lagi. Buku Kumpulan Cerita Pendek Cinta dan Sosial Media oleh Nur Siti Aisyah Dkk dapat kamu gunakan karena berisi berbagai cerita pendek yang menarik. Liburan Sekolahku Usai pembagian rapot di sekolah, akhirnya aku bisa menikmati liburan panjang. Meskipun aku tidak mendapat rangking atas, tapi aku tetap mendapat nilai yang lumayan baik. Aku tetap bahagia karena membayangkan keluargaku mengajak aku pergi liburan. Ayah dan ibuku mengajakku pergi liburan ke suatu tempat wisata yang menyenangkan. Aku sangat tidak sabar untuk pergi menikmati liburan. Bahkan aku bingung untuk memilih pakaian mana yang akan kupakai. “Kali aku pakai baju yang mana ya?” Tanyaku dalam hati. “Ah yang biru sangat bagus, tapi yang merah juga sangat cocok!” Aku pun pergi menemui ayah dan ibu yang sedang asyik menonton TV. Lalu aku berbincang dengan mereka, “Ayah, Ibu, bagaimana kalau kita pergi liburan ke pantai? Aku sangat ingin pergi ke sana”. Ayah dan ibu tiba-tiba hanya saling pandang, lalu ayah berkata “Nak, liburan kali ini kamu di rumah saja ya sama Ibu, karena Ayah harus ada pekerjaan di luar kota.” Aku sangat kecewa dengan pernyataan ayah tapi aku harus menerima keputusannya. Hari-hari telah berlalu dan aku hanya menikmati libur sekolahku di rumah saja. Meskipun aku sebenarnya juga ingin pergi ke luar rumah bersama teman-teman. Tapi ibu melarangku pergi ke luar, dan hanya menyuruhku membantu melakukan pekerjaan rumah seperti bersih-bersih rumah. Kalaupun aku keluar hanya saat ke pasar dan itu pun juga ditemani oleh ibu. Namun aku tetap melakukan pekerjaan yang produktif seperti belajar untuk menyambut ujian nasional yang akan berlangsung beberapa bulan lagi. Sebenarnya aku juga merasa suntuk berada di rumah terus. Terkadang aku ingin menolak permintaan ibu saat menyuruhku, tapi aku cuma bisa terima dan melakukannya. Pada suatu sora ibu mengetuk pintu kamarku dan bilang kepadaku “kamu segera mandi ya, Ibu tunggu di luar.” Aku menjawabnya “loh kita mau kemana Bu?” Lalu ibu menjawab “Ibu mau mengajak kamu jalan-jalan ke taman kota, ya sekalian masa kau di rumah terus.” Sontak aku merasa senang “yang benar Bu, oke kalau begitu aku mandi dulu.” Setelah itu aku pergi ke taman kota bersama Ibu. Meskipun hanya jalan-jalan sore di sekitar taman, aku sudah merasa senang banget. Mungkin ini karena aku terlalu lama berdiam diri di rumah dan baru kali ini menikmati jalan-jalan. Yang pasti aku sangat senang karena ibu mengajak aku jalan-jalan sore. Unsur intrinsik yang terdapat pada cerpen diatas adalah sebagai berikut Cerpen di atas memiliki tema liburan. Alur pada cerpen yaitu alur maju. Cerpen di atas memiliki latar tempat di rumah dan taman kota. Latar waktu menunjukan sore hari. Tokoh yang diceritakan adalah Aku, Ibu dan Ayah. Setiap tokoh memiliki watak atau karakter yang berbeda dan saling mendukung. Karakter tokoh Aku adalah pendiam, berbakti pada orang tua, sedangkan tokoh Ibu memiliki karakter sabar, telaten, peduli dan tidak tegaan. Karakter tokoh Ayah adalah sabar, penyayang dan pekerja keras serta bertanggung jawab kepada keluarga. Sudut pandang yang digunakan adalah orang pertama Pada cerpen diatas memiliki amanat berupa pesan moral dimana melatih anak supaya tidak selalu berlibur saat memasuki musim liburan. Selain itu juga mengajarkan sikap mandiri kepada anak agar memanfaatkan liburan dengan produktif. Itulah pembahasan tentang pengertian cerpen cerita pendek yang wajib kamu ketahui. Semoga menambah pengetahuan kamu tentang seluk beluk cerpen. Selamat Belajar! Apakah pengertian dari cerpen? Cerpen merupakan suatu karya sastra dalam bentuk tulisan yang mengisahkan tentang sebuah cerita fiksi lalu dikemas secara pendek, jelas dan ringkas. Cerpen biasanya hanya mengisahkan cerita pendek tentang permasalahan yang dialami satu tokoh saja. Apa itu unsur unsur cerpen? Unsur intrinsik dan Unsur ekstrinsik Apa saja jenis jenis cerpen? 1. Cerpen Pendek 2. Cerpen Sedang 3. Cerpen Panjang Apa saja unsur intrinsik cerpen? 1. Tema 2. Alur atau Plot 3. Setting 4. Tokoh 5. Watak 6. Sudut pandang atau point of view 7. Amanat Apa saja ciri ciri dari cerpen? 1. Pada umumnya cerpen bersifat fiktif atau berupa karangan dari penulis. 2. Cerpen memiliki susunan kata yang tidak lebih dari sepuluh ribu kata. 3. Saat membaca cerpen biasanya selesai dengan sekali duduk. 4. Cerpen memiliki bentuk cerita yang sangat singkat. 5. Cerpen memiliki diksi atau pilihan kata yang tidak rumit sehingga mudah dipahami oleh pembaca. 6. Cerpen hanya memiliki alur cerita tunggal atau satu jalan cerita saja. 7. Kisah cerita pada cerpen biasanya berasal dari peristiwa dalam kehidupan sehari-hari. 8. Karakter tokoh pada cerpen sangat sederhana. 9. Di akhir bagian biasanya terdapat pesan moral yang sangat mendalam sehingga membuat pembaca ikut merasakan kisah pada cerpen tersebut. Artikel terkait dengan “Pengertian Cerpen” Contoh Puisi Kumpulan Contoh Cerpen Ciri-ciri Cerpen Perbedaan Cerpen dan Novel Pengertian Unsur Ekstrinsik dalam Novel dan Cerpen Cara Membuat Cerpen Contoh Cerita Anak Fiksi Pengantar Tidur Pengertian Cerita Fiksi Contoh Cerita Non Fiksi ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Temaadalah persoalan pokok sebuah cerita. Tema disebut juga ide cerita. Amanat Melalui amanat, pengarang dapat menyampaikan sesuatu, baik hal yang bersifat positif maupun negatif. Dengan kata lain, amanat adalah pesan yang ingin disampaikan pengarang berupa pemecahan masalah atau jalan keluar terhadap persoalan yang ada dalam cerita.Amanat
Bagaimana cara membuat cerpen untuk pemula? – Kebanyakan dari kamu mungkin ragu bisa membuat cerpen hanya karena kamu bukan penulis cerita yang handal. Padahal, membuat cerpen sebenarnya tidak sulit loh. Meskipun kamu bukan penulis cerpen, kamu bisa membuat cerpen dengan kualitas yang bagus. Jika kamu belum pernah membuat cerpen sebelumnya, kamu bisa belajar dengan mengetahui struktur cerpen terlebih dahulu. Struktur pada Cerpen1. Abstrak2. Orientasi3. Komplikasi4. Evaluasi5. Resolusi6. KodaCara Membuat Cerpen yang Menarik Untuk Dibaca1. Sisihkan Waktu 10 hingga 20 Jam2. Mencari Ide3. Menulis dengan Gaya Sendiri4. Menentukan Tema5. Membuat Alur dan Plot6. Tentukan Penokohan7. Tentukan Latar atau SettingCara Menentukan Latar / Setting pada Cerpen8. Membuat sudut pandangBagaimana cara membuat cerpen menarik?Langkah-langkah dalam membuat cerpenBagaimana cara membuat cerpen bagi pemula? Struktur pada Cerpen Cerita pendek atau cerpen memang berbeda dengan novel. Antara novel dan cerita pendek mempunyai perbedaan yang sangat kentara di bagian jumlah kata yang dihasilkan. Cerita pendek terdiri atas jumlah kata yang tidak sampai berpuluh-puluh lembar seperti pada novel. Para sastrawan memiliki banyak pendapat mengenai berapa jumlah kata yang harus dipatuhi dalam membuat cerpen. Ada yang berpendapat jumlah kata yang dihasilkan tidak lebih dari kata. Adapula sastrawan yang berpendapat bahwa cerita pendek adalah cerita yang ditulis menggunakan 500 hingga kata. Agar tidak rancu, dapat disimpulkan jika cerpen adalah karangan atau cerita fiktif maupun non-fiktif yang disusun menggunakan kata. Selain itu, perbedaan antara cerpen dan novel juga terdapat pada alur cerita. Alur cerita pendek lebih ringkas dibandingkan dengan novel. Cerita pendek lebih mengutamakan poin-poin peristiwa yang akan disampaikan sehingga lebih to the point pada alur cerita yang dihasilkan. Setelah mengetahui batasan dasar untuk membuat cerpen, berikut ini struktur cerpen yang harus kamu patuhi ada 6, yaitu abstrak, orientasi, komplikasi, evaluasi, resolusi, dan koda. 1. Abstrak Struktur cerpen yang pertama adalah abstrak. Jika kamu belum tahu, abstrak adalah ringkasan dari cerita yang disampaikan. Ringkasan cerita yang dibuat harus menampilkan alur cerita dari awal hingga akhir secara ringkas. Penggunaan abstrak pada cerita pendek sebenarnya tidak baku untuk digunakan. Jika kamu mau, kamu bisa menyertakan abstrak pada cerpen, walaupun kamu tidak ingin mencantumkan abstrak juga tidak masalah. 2. Orientasi Struktur cerpen yang kedua adalah orientasi. Orientasi memiliki arti yang sama seperti setting. Kamu bisa menampilkan keterangan waktu, tempat, dan suasana yang digunakan pada alur cerita cerpen pada bagian ini. 3. Komplikasi Komplikasi pada struktur cerita pendek akan menampilkan watak tokoh dan alur cerita. Pada bagian ini kamu perlu memunculkan setiap tokoh yang digunakan beserta wataknya. Kemudian, tampilkan pula bagaimana alur cerita pada cerita pendek. Untuk menghasilkan alur yang bagus, alur pada cerpen wajib disusun secara sistematis berdasarkan prinsip sebab-akibat. 4. Evaluasi Selanjutnya, struktur pada cerita pendek adalah evaluasi. Evaluasi pada struktur cerpen dapat membuat pembaca mengerti konflik apa yang terjadi pada cerita. Pada bagian ini konflik yang ditampilkan haruslah mencakup semua konflik hingga klimaks. Setiap konflik yang dimunculkan juga sudah mulai disertai dengan penyelesaian masalah. 5. Resolusi Jika pada struktur cerpen evaluasi’ menampilkan setiap masalah yang terjadi pada cerita, maka pada struktur resolusi’ penyelesaian dari setiap masalah akan ditampilkan. Pada bagian ini penyelesaian masalah yang ditampilkan harus mampu menjawab permasalahan secara tuntas. 6. Koda Struktur pada cerpen yang terakhir yaitu koda. Koda adalah bagian akhir pada alur cerpen yang memuat pesan moral dari cerita yang disusun. Nilai atau pesan moral dapat disampaikan secara lugas namun bisa pula disampaikan secara tidak lugas tersirat. Bagaimana? Tidak banyak kan struktur cerpen yang dibutuhkan untuk menghasilkan cerita pendek yang bagus? Semua penjelasan mengenai struktur cerpen tersebut bisa kamu pelajari secara mandiri dengan mudah melalui buku Pembelajaran Cerpen dibawah ini. Baca juga 12 Ciri-ciri Cerpen Secara Umum dan dari Berbagai Sisi Cara Membuat Cerpen yang Menarik Untuk Dibaca Supaya lebih terarah kamu dapat menggunakan tips di bawah ini saat belajar membuat cerpen dengan kualitas yang bagus. Berbagai tips lain dalam membuat cerpen dapat Grameds temukan pada buku 13 Poin Menulis Cerita Pendek, Dijamin Bisa Menulis Cerpen Dalam Waktu Singkat! 1. Sisihkan Waktu 10 hingga 20 Jam Cara membuat cerita pendek yang mudah bagi pemula dan menarik yang pertama yaitu menyisihkan waktu selama 10 hingga 20 jam. Waktu 10 hingga 20 jam adalah akumulasi waktu yang bisa kamu gunakan untuk menghasilkan karya cerpen, mulai dari penemuan ide hingga penyusunan tulisan. Umumnya, penggunaan waktu ini akan berbeda-beda untuk setiap penulis cerita pendek. Perbedaan penggunaan waktu didasarkan oleh dua sebab. Pertama, waktu pengerjaan yang berbeda disebabkan oleh banyaknya jumlah kata yang digunakan. Penulis yang menghasilkan karya dengan 1000 kata biasanya dapat menyelesaikan karya tersebut dalam waktu 5 hingga 10 jam. Berbeda dengan penulis yang menggunakan 2000 hingga 3000 kata dalam karya cerpen bisa menghabiskan waktu 10 hingga 20 jam. Perbedaan penggunaan waktu dalam membuat cerita pendek yang kedua disebabkan oleh kemampuan pengarang dalam menulis. Meskipun kamu belum pernah menghasilkan karya cerita pendek, tapi jika kamu sudah sering menulis besar kemungkinan kamu akan lebih cepat dan mudah menyusun cerita. Sehingga waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan cerita cerpen juga akan lebih singkat. 2. Mencari Ide Tips kedua untuk membuat cerpen yaitu mencari ide. Ide yang digunakan tidak harus menggambarkan cerita yang rumit. Sebagai pemula dalam menulis cerita pendek, kamu bisa fokus pada bagaimana menampilkan cerita dengan baik dengan menggunakan ide cerita yang ringan terlebih dahulu. Sebagai contoh kamu bisa menggunakan ide cerita dari kehidupan sehari-hari. Ide cerita dari kehidupan sehari-hari akan lebih mudah kamu kembangkan karena unsur emosional pada cerita lebih mudah kamu kuasai. Misalnya, kamu dapat membuat judul “Hiruk Pikuk Hidup di Desa” untuk menggambarkan kehidupan susah senang di desa. Bisa pula terinspirasi dari kemudahan akses pendidikan perempuan desa untuk mengenyam pendidikan di luar kota dengan membuatnya menjadi judul cerpen “Gadis Desa dengan Pemikiran Kota”. Ide cerita selain diperoleh dari kehidupan sehari-hari, juga bisa diperoleh dari sumber lain. Sumber yang bisa kamu gunakan untuk mendapatkan ide cerita antara lain internet, buku, TV, radio, majalah, dan lain sebagainya. Untuk mempermudah proses penemuan ide, jangan fokus untuk langsung menemukan satu ide saja. Kamu bisa menulis semua ide yang ada di kepala kamu apapun itu tanpa terkecuali. Bahkan jika ide yang terfikir adalah ide gila sekalipun tidak jadi masalah. Nantinya, kamu dapat memilah dari semua ide yang kamu temukan, ide mana yang akan kamu pilih untuk dikembangkan menjadi cerpen. 3. Menulis dengan Gaya Sendiri Tips menulis cerpen bagi pemula yang ketiga yaitu menulis dengan gaya bahasa sendiri. Menulis dengan gaya bahasa sendiri adalah menulis dengan kemampuan yang kamu miliki sendiri. Kamu tidak perlu berusaha untuk menjadi orang lain dalam menghasilkan tulisan. Kamu hanya perlu menulis sesuai dengan karakter dan kemampuan yang kamu miliki. Apabila saat ini kamu hanya bisa menghasilkan beberapa dialog saja dalam cerpen tidak masalah kok! Kalaupun kamu hanya menghasilkan 500 sampai 1000 kata itu juga sudah sangat bagus. Intinya menulis dengan gaya sendiri akan mempermudah kamu untuk mengetahui ciri khas dan kemampuan yang ada pada diri sendiri. Menghasilkan tulisan dengan gaya sendiri akan lebih baik dibandingkan jika kamu meniru karakter dan ciri khas penulis lain yang sudah terkenal. Meniru gaya dan ciri khas orang lain hanya akan membuat karakter tulisan kamu tidak dapat muncul dengan maksimal. Semakin lama kualitas tulisan kamu akan berkembang dengan sendirinya setelah kamu banyak melakukan latihan. Prinsipnya hanya satu, ketika kamu berhasil menghasilkan cerita pendek itu sudah sangat luar biasa! Grameds juga dapat mempelajari bagaimana menulis cerita dalam bahasa Inggris melalui buku Easy and Fun with Cerpen-Gram yang menyediakan berbagai contoh penulisan kalimat dengan pola grammar yang praktis. 4. Menentukan Tema Tema pada penulisan cerpen dibutuhkan untuk menentukan ide pokok atau gagasan pokok pada sebuah cerita. Penggunaan tema bisa mempermudah kamu dalam membuat alur cerita. Jika diibaratkan dengan sebuah bangunan, tema sama halnya dengan pondasi bangunan. Tidak mungkin kan kamu mendirikan rumah tanpa membuat pondasinya terlebih dahulu. Yups, begitu pula dalam membuat cerpen, tema dibutuhkan untuk menjadi dasar cerita yang kamu hasilkan. Tema dapat menjadi jembatan untuk menyampaikan pikiran utama pada cerita yang kamu buat. Untuk menentukan sebuah tema kamu bisa melihat fenomena yang ada di sekitar kamu. Bisa juga dengan melihat hal apa yang menjadi keresahan dalam diri kamu lalu diubah menjadi tema cerpen. Pada karya cerita pendek, pengarang tidak dituntut untuk menampilkan tema secara gamblang pada pembaca. Hal ini karena pembaca biasanya mempunyai pandangan yang berbeda dalam menyikapi tema yang pengarang tulis. Oleh karena itu, cukup dengan menyampaikan secara garis besar permasalahan yang ada pada cerita cerpen, lalu biarkan pembaca yang berinterpretasi dengan permasalahan tersebut. Mulai membuat paragraf pembuka Langkah menulis cerpen bagi pemula setelah menentukan tema yaitu mulai menulis. Jika telah sampai pada tahap ini kamu harus memberanikan diri untuk menulis, dimulai dari menulis paragraf pembuka terlebih dahulu. Menulis paragraf pembuka pada cerita pendek tidak perlu dibuat rumit. Kamu bisa menulis dengan gaya yang ringan sekalipun jika memang itu membuat kamu nyaman dalam membuat cerita. Hanya saja yang perlu diperhatikan saat membuat paragraf pembuka adalah buatlah semenarik mungkin. Paragraf pembuka dalam karangan cerita pendek menjadi poin penting dari “menariknya tulisan yang dibuat”. Paragraf pembuka yang dibuat sebisa mungkin harus bisa menarik minat pembaca untuk terus membaca tulisan kamu hingga kata terakhir. Tips untuk membuat paragraf pembuka yang mudah bagi pemula yaitu dengan menggugah rasa keingintahuan pembaca. Kamu bisa membuat paragraf pembuka dengan teka-teki ataupun kegelisahan terhadap suatu hal sehingga pembaca akan ikut terpancing untuk mencari jawaban dari masalah yang telah kamu sampaikan di awal cerita. 5. Membuat Alur dan Plot Selanjutnya dalam menulis cerpen yang mudah bagi pemula yaitu membuat alur dan plot. Alur dan plot perlu kamu pikirkan sebelum kamu melangkah jauh dalam menghasilkan sebuah tulisan. Alur dan plot dalam cerita digunakan untuk menggerakkan cerita untuk mencapai maksud dan tujuan yang ingin disampaikan oleh pengarang. Banyak yang salah paham dengan mengatakan jika plot adalah jalan cerita. Ada pula yang beranggapan jika plot adalah rancangan dari jalannya sebuah cerita yang ditulis. Padahal pengertian tersebut keliru. Menurut Arswendo Atmowiloto plot diartikan sebagai sebab-akibat yang terdapat pada sebuah cerita sehingga menghasilkan gaya atau irama dalam menentukan ide dasar. Bagaimana? Ternyata jelas berbeda kan pengertian plot dari yang telah dipahami oleh kebanyakan orang? Untuk menyusun plot kamu bisa memulainya dengan menentukan semua peristiwa yang akan dimunculkan pada sebuah cerita, lalu mencari benang merah hubungan dari semua peristiwa yang terjadi sehingga membentuk alur cerita yang saling berkaitan. Grameds juga dapat menemukan alur maupun plot menarik dengan lebih banyak membaca referensi. Salah satu buku yang bisa kamu jadikan referensi adalah Cerpen Pilihan Kompas 2019 yang pastinya menarik. 6. Tentukan Penokohan Meski belum pernah membuat cerita pendek sebelumnya, pemula dapat menghasilkan sebuah karya cerpen yang bagus dengan menggunakan penokohan yang tepat. Penggunaan tokoh pada cerita pendek amat sangat krusial dibutuhkan. Bahkan, tanpa adanya tokoh sulit bagi pengarang untuk menyampaikan maksud dari tulisan kepada pembaca. Tips dalam membuat penokohan yang baik dalam sebuah cerita pendek yaitu menampilkan citra tokoh senyata mungkin. Citra yang dimaksudkan adalah watak dan karakter tokoh yang digunakan. Semakin nyata watak, karakter ataupun sifat tokoh digambarkan, maka akan semakin mudah pembaca ikut larut dalam peran yang dimainkan oleh tokoh. Secara umum sifat penokohan dibedakan menjadi dua yaitu sifat lahir dan sifat batin. Sifat lahir mencakup bentuk dan rupa tokoh, sedangkan sifat batin mencakup karakter dan watak tokoh. Dalam menyampaikan sifat penokohan kamu bisa menggunakan beberapa cara mulai dari tindakan dan ucapan tokoh. Kemudian bisa juga melalui pikiran tokoh, benda dan barang yang berada di sekitar tokoh. Watak tokoh juga bisa dimunculkan melalui kesan / deskripsi tokoh lain terhadap tokoh tersebut atau langsung dideskripsikan oleh pengarang mengenai watak tokoh melalui narasi. 7. Tentukan Latar atau Setting Tips ke-7 untuk membuat cerpen dengan mudah bagi pemula adalah menentukan latar atau setting peristiwa. Latar atau setting adalah segala sesuatu yang menunjukkan waktu, tempat dan suasana yang digunakan pada cerita. Latar dan setting diperlukan untuk menunjang tema dan plot cerita. Tanpa penggunaan alur atau setting sulit bagi pengarang dapat menyampaikan plot secara gamblang kepada pembaca. Menghilangkan unsur latar atau setting juga akan membuat permasalahan dalam cerita sulit untuk dipecahkan. Cara Menentukan Latar / Setting pada Cerpen Untuk itu, kamu bisa membuat latar atau setting dengan cara berikut a. Hubungkan latar atau setting dengan watak tokoh. Misalnya jika kamu ingin menggambarkan cerita dengan latar tempat pedesaan maka kamu bisa menampilkan watak tokoh yang kalem lemah lembut. Sebaliknya jika kamu ingin menampilkan latar atau setting di perkotaan maka watak yang dimiliki tokoh yaitu keras. b. Hubungkan latar atau setting dengan karakter tokoh Misalnya jika ingin menulis cerita dengan latar tempat pondok pesantren maka karakter tokoh yang dimunculkan adalah mempunyai sisi religius yang tinggi. Namun, jika latar cerita yang digunakan adalah tempat perjudian kamu bisa membuat tokoh mempunyai karakter suka membangkang dan pemberontak. Dari contoh diatas kamu bisa menyimpulkan jika setiap latar dan setting yang digunakan pada cerita dapat membentuk sifat atau karakter yang dimiliki oleh tokoh. Jadi, pastikan kamu memberikan watak penokohan yang sesuai dengan latar belakang lingkungan atau tempat tinggal tokoh. Baca juga Pengertian Puisi Jenis-jenis, Contoh dan Cara Membuat Puisi 8. Membuat sudut pandang Nah, tips terakhir untuk menghasilkan karya cerpen bagi pemula adalah membuat sudut pandang. Sudut pandang digunakan sebagai cara cara pengarang untuk menampilkan penokohan dengan gaya yang diinginkan pengarang. Lebih mudahnya sudut pandang adalah cara pengarang dalam penyebutan tokoh pada cerita. Kebanyakan pengarang menggunakan sudut pandang orang pertama seperti penggunaan subjek “saya” “aku” untuk menyampaikan cerita. Meski begitu, ada pula pengarang yang menggunakan sudut pandang orang ketiga dengan menyebut subjek “mereka” “dia” untuk menyampaikan cerita. Wah nggak kerasa nih kamu sudah membaca secara tuntas bagaimana cara membuat cerita pendek dengan mudah dan menarik bagi seorang pemula. Kini kamu nggak perlu lagi bingung jika ingin membuat cerpen. Untuk menghasilkan cerita pendek yang menarik, kita perlu berlatih terus-menerus. Yuk segera buat cerpen pertamamu! Artikel Terkait Cerpen Pengertian Cerpen Ciri-ciri Cerpen Cara Membuat Cerpen Contoh-contoh Cerpen Contoh Cerita Non Fiksi Kumpulan Buku Cerpen Buku Terkait Cerpen Buku Cerpen Buku Cerita Dongeng Anak Buku Cerita Anak Buku Cerita Bergambar Buku Puisi Buku Quotes Bagaimana cara membuat cerpen menarik? 1. Sisihkan waktu 10 hingga 20 jam 2. Mencari ide 3. Menulis dengan gaya sendiri 4. Menentukan tema 5. Membuat alur dan plot 6. Tentukan Penokohan 7. Tentukan latar atau setting 8. Membuat sudut pandang Langkah-langkah dalam membuat cerpen 1. Sisihkan waktu 10 hingga 20 jam 2. Mencari ide 3. Menulis dengan gaya sendiri 4. Menentukan tema 5. Membuat alur dan plot 6. Tentukan Penokohan 7. Tentukan latar atau setting Bagaimana cara membuat cerpen bagi pemula? 1. Cara membuat cerita pendek yang mudah bagi pemula dan menarik yang pertama yaitu menyisihkan waktu selama 10 hingga 20 jam. 2. Tips kedua untuk membuat cerpen yaitu mencari ide. Ide yang digunakan tidak harus menggambarkan cerita yang rumit. 3. Tips menulis cerpen bagi pemula yang ketiga yaitu menulis dengan gaya bahasa sendiri. Menulis dengan gaya bahasa sendiri adalah menulis dengan kemampuan yang kamu miliki sendiri. 4. Tema pada penulisan cerpen dibutuhkan untuk menentukan ide pokok atau gagasan pokok pada sebuah cerita. Penggunaan tema bisa mempermudah kamu dalam membuat alur cerita. 5. Selanjutnya dalam menulis cerpen yang mudah bagi pemula yaitu membuat alur dan plot. 6. Meski belum pernah membuat cerpen sebelumnya, pemula dapat menghasilkan sebuah karya cerpen yang bagus dengan menggunakan penokohan yang tepat. 7. Latar atau setting adalah segala sesuatu yang menunjukkan waktu, tempat dan suasana yang digunakan pada cerita. 8. Nah, tips terakhir untuk menghasilkan karya cerpen bagi pemula adalah membuat sudut pandang. Sudut pandang digunakan sebagai cara cara pengarang untuk menampilkan penokohan dengan gaya yang diinginkan pengarang. ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
.
  • nho8ztceef.pages.dev/403
  • nho8ztceef.pages.dev/329
  • nho8ztceef.pages.dev/56
  • nho8ztceef.pages.dev/489
  • nho8ztceef.pages.dev/315
  • nho8ztceef.pages.dev/12
  • nho8ztceef.pages.dev/161
  • nho8ztceef.pages.dev/275
  • cara pengarang menyampaikan tema cerpen adalah